Dubes Uni Eropa: Jangan Sia-Siakan Kesempatan Untuk Bersekolah

  |  August 18, 2017

Dubes Uni Eropa: Jangan Sia-Siakan Kesempatan Untuk Bersekolah

Papua Selatan Written by  Jumat, 17 Jun 2016 16:30 0
Rate this item
(0 votes)

MERAUKE,- Dalam kunjungan Duta Besar Uni Eropa Vincent Guerend bersama dengan Kepala Kerjasama Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia Franck Viault  dan Program Manager Uni-Eropa, Giovanni Serritella di Kabupaten

Merauke, selain melakukan pertemuan bersama Muspida Duta Besar Uni Eropa juga berkunjungan ke SMP/SMA Satu Atap Wasur, didampingi Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M.Si.
Dubes dalam kesempatan itu meminta kepada siswa-siswi di SMP/SMA Satu Atap Wasur agar tidak menyiakan-nyiakan kesempatan untuk sekolah dan belajar, dengan semangat dalam setiap pelajaran yang diikuti setiap hari. Karena masa depan ada di tangan mereka sendiri, sehingga jika mereka rajin sekolah dan belajar, pasti akan sukses.
“Saya datang ke sini juga sebagai negara. Kami memang sudah menjadi komitmen kami mempromosikan perdamaian di Indonesia,” terang Dubes saat tatap muka dengan siswa/I SMP/SMA Satu Atap Wasur di Sekolah SMP/SMA Satu Atap Wasur, Rabu (15/6) kemarin.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP/SMA Satu Atap Wasur, Sergius Womsiwor mengatakan ratusan siswa-siswi yang mengenyam pendidikan di SMP/SMA Satu Atap Wasur umumnya adalah orang asli Papua. Kurang lebih 90 persen anak Papua dan berasal dari keluarga tidak mampu. Namun, sudah menjadi komitmennya untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya agar mereka bisa mengenyam pendidikan di sekolah ini, bahkan sebagian besar ditampung di asarama sekaligus melanjutkan study.
Selain itu, Sergius juga menyampaikan beberapa persoalan yang dialami  Sekolah SMP/SMA Satu Atap Wasur mulai dari fasilitas pendukung untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, pagar, laboratorium serta peralatan di asrama. “Kami mengharapkan adanya perhatian dari Bapak Duta Besar Uni Eropa yang sudah berkunjung ke sini,”tukasnya. (Melani Razak)

Read 126 times

Tinggalkan Komentar

Pastikan anda memasukan semua informasi yang diperlukan, yang bertanda (*). kode HTML tak diizinkan.