Tim Penangangan Pelanggaran HAM Harus Libatkan Papua

  |  July 23, 2017

Festifal Budaya Lembah Baliem ke 28

Tim Penangangan Pelanggaran HAM Harus Libatkan Papua

Rate this item
(0 votes)

Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Orwan Tolly Wonne.

 

JAYAPURA,- Dengan dibentuknya tim terpadu penanganan pelanggaran HAM di Papua yang dibentuk Menkopolhukam RI,  DPR Papua meminta harus melibatkan Papua. Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Orwan Tolly  Wonne mengatakan,  secara tegas  kami minta agar pemerintah pusat melibatkan Pemprov Papua, DPR Papua dan semua pihak terkait dalam tim terpadu penyelesaian pelanggaran HAM di Papua.

“Itu harus melibatkan Papua, baik pemerintah daerah, DPR Papua khususnya Komisi I DPR Papua yang membidangi Pemerintahan, Politik, Hukum, keamanan dan HAM,” tegas Orwan Toliwone, kepada wartawan, Kamis (16/6).
Orwan menilai pembentukkan tim terpadu penanganan pelanggaran HAM di Papua yang dibentuk oleh Kementerian Polhukam RI tersebut, berbau politik sehingga dikhawatirkan dalam proses penanganan pealnggaran HAM, tim tersebut tidak transparan.
“Jangan sampai rakyat yang menjadi korban ini, menilai rekayasa dan tidak percaya dengan kerja tim itu dalam penanganan pelanggaran HAM di Papua. Apalagi, selama ini memang hasilnya tidak memuaskan rakyat Papua dalam penanganan pelanggaran HAM di Papua,” tandas Orwan.
Untuk itu, Orwan Toliwone, menurut Komisi I DPR Papua tim penanganan pelanggaran HAM di Papua merupakan tim yang tidak benar. Sebab, kata Orwan Tolly Wone, sebelum pembentukkan tim tersebut seharusnya Menkopolhukam terlebih dahulu melayangkan surat kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua dan Pemerintah Provinsi Papua.
“Kita akan bentuk tim seperti ini, demi keterbukaan semua perbuatan dan masalah terhadap rakyat Papua akan dibuka. Karena ini rakyat kita. Mereka harus tahu kalau ada tim penanganan pelanggaran HAM Papua. Jangan sampai seperti PEPERA lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya, kedatangan Menkopolhukam RI ke Papua, masyarakat bersama KNPB melakukan unjukrasa untuk menolak kedatangan tim terpadu penanganan pelanggaran HAM di Papua tersebut. (Yuni)

Read 281 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.