Papua Gelontorkan Rp 80 Miliar Bagi Penerbangan Perintis

  |  August 20, 2017

Papua Gelontorkan Rp 80 Miliar Bagi Penerbangan Perintis

Headline Written by  Kamis, 09 Jun 2016 13:31 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua melakukan pengguntingan pita menandai launching penerbangan perintis bersubsidi, Rabu (8/6) di VIP Room Bandara Udara Sentani.

 

JAYAPURA,-  Pemerintah Provinsi Papua menggelontorkan anggaran sebesar Rp 80 miliar bagi 12 penerbangan perintis di wilayah Papua. Hal itu disampaikan Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP pada acara launching

subsidi penerbangan perintis Papua di VIP Room Bandara Udara Sentani, Rabu (8/6) pagi, dihadiri Ketua MRP, Timotius Murib, Sekda Papua, Asisten I II Sekda Papua, kepala-kepala SKPD, Ketua Komisi III DPR Papua dan pimpinan 12 penerbangan perintis dan tamu undangan lainnya.
Gubernur mengaku subsidi bagi penerbangan perintis ini adalah kerinduan masyarakat Papua yang tinggal di daerah yang tidak terjangkau. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan Papua bisa mengatur baik, agar tidak terjadi monopoli untuk mendapat subsidi.
“Tolong Dinas Perhubungan atur baik, semua penerbangan perinstis yang melayani di Papua harus dapat subsidi. Karena tujuan kita berikan subsidi untuk melayani masyarkat Papua yang tinggal di daerah yang sulit dijangkau,” tegasnya.
Gubernur kembali mengaku, anggaran subsidi bagi penerbangan perintis di Papua murni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinis Papua. “Anggaran subsidi kita akan masukan dalam APBD Perubahan 2016,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, gubernur minta kepada Dinas Perhubungan untuk mendata rute penerbangan perintis kemana saja. Jangan kasih subsidi sembarangan, rute mereka harus jelas melayani ke daerah yang tidak ada transportasi darat, baru diberikan subsidi.
Lanjutnya, selain subsidi dari Pemerintah Provinsi Papua, ada subsidi dari Kementerian Perhubungan. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan data dengan baik, jangan paksakan untuk mendapat subsidi tetapi tidak mampu untuk melayani masyarakat. Ucap mantan Bupati Puncak Jaya itu. (Bams)

Dibaca 373 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.