Kapolres: Operasi Patuh Beri Dampak Positif

  |  August 20, 2017

Kapolres: Operasi Patuh Beri Dampak Positif

Papua Selatan Written by  Selasa, 31 Mei 2016 12:31 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,- Operasi Patuh Matoa 2016 telah memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, khususnya dalam mematuhi aturan berlalulintas. Selain itu, secara umum Polres Merauke termasuk yang terbaik dalam

pelaksanaan operasi patuh tersebut yakni jumlah kendaraan dan bukti tilangnya lebih banyak.
Hal itu dikemukakan Kapolres Merauke, AKBP. Taufik Irpan Awalluddin,SH, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (30/5). Menurut Kapolres, dalam pelaksanaan operasi patuh petugas Sat Lantas Polres Merauke melakukan penindakan atau tilang kepada para pelanggar.
“Petugas sudah melakukan penindakan atau tilang, dan Polres Merauke secara umum termasuk yang terbaik dalam pelaksanaan operasi patuh, dengan jumlah kendaraan dan bukti tilangnya lebih banyak,”ujar Kapolres.
Bagi pelanggar yang ditilang, wajib membayar denda dan uangnya menjadi pemasukan bagi negara. Karena dari tilang tersebut, uangnya masuk ke kas negara. Kemudian, setelah membayar denda, mereka juga harus melengkapi kendaraannya baik fisik kendaraan seperti kaca spion dan lain-lain serta surat-suratnya seperti SIM dan STNK.
“Tilang itu kan bayar ke negara. Setelah bayar, itu lengkapi kendaraannya baik secara fisik kendaraan, SIM maupun STNK. Bagi yang belum bayar pajak, segera bayar dan bagi yang SIM sudah mati ya segera mengurus lagi,”tukas Kapolres.
Sementara itu, untuk diketahui bahwa operasi Patuh Matoa 2016 dilaksanakan mulai Tanggal 6 hingga 29 Mei 2016. Tujuan dari operasi tersebut adalah untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, terciptanya situasi Kamselibcar Lantas secara optimal serta menurunnya angka Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas),  serta terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib berlalu lintas. (Suyatmadi)

Dibaca 168 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.