Pemkot Tatap Muka Dengan LMA, Ketua Paguyuban dan Para Kepala Suku | Pasific Pos.com

| 22 January, 2018 |

Pemkot Tatap Muka Dengan LMA, Ketua Paguyuban dan Para Kepala Suku

Kota Jayapura Penulis  Senin, 30 Mei 2016 12:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Walikota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomy Mano, MM, bersama Forum Musyawarah Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Jayapura bertatap muka dengan LMA Port Numbay, para Ondoafi, Kepala Suku, MUI, FKUB dan Ketua-Ketua Paguyuban, se-Kota Jayapura.

Walikota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomy Mano, MM, mengatakan, setiap peristiwa yang terjadi di luar Tanah Papua, dirinya mengambil sikap cepat dan tegas bersama Muspida Kota Jayapura untuk menyikapinya, sehingga Kota Jayapura tetap terkendali keamanan dan ketertibannya dan tidak terpengaruh dengan berbagai konflik yang terjadi di luar Kota Jayapura, seperti yang baru saja terjadi di Kabupaten Mimika.
 “Dengan sikap yang Saya tempuh, hasilnya tidak ada dampak dari konflik yang terjadi di luar Kota Jayapura,” ungkapnya kepada wartawan usai pertemuan dengan Forkompinda dan Tokoh Adat, dan Para Ketua-Ketua Paguyuban se-Kota Jayapura di B-One Jayapura, Jumat, (27/5).
Dengan langkah yang diambil pihaknya bersama Forkompinda dan para tokoh adat serta para Ketua-Ketua Paguyuban tidak lain supaya pesan-pesan perdamaian terus disampaikan kepada warganya Kota Jayapura untuk tidak terpancing segala isu-isu yang tidak bertanggungjawab.
 Dari hasil pertemuan tersebut, ada komitmen bersama bahwa tetap menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Jayapura.
Lanjutnya, seringkali dirinya sampaikan bahwa Kota Jayapura bukan saja menjadi milik orang asli Port Numbay, tetapi milik semua warga yang datang dan berkarya di Kota Jayapura. Dengan demikian, sudah sepantalah mari kita saling menghargai, saling mengasihi dan saling tolong-menolong satu sama lainnya, serta saling menjaga satu sama lain, karena Kota Jayapura menjadi tolak ukur kedamaian bagi Tanah Papua.
 “Tanah Papua adalah Tanah yang diberkati Tuhan, maka Saya sebagai anak negeri tidak mau terjadi hal-hal yang mencelakakan orang lain. Mari kita hidup rukun dan damai serta meningkatkan keimanan kita kepada Tuhan sebagai orang yang beriman. Saya juga ajak kita semua untuk menghargai sesama kita yang sebentar lagi menjalankan puasa. Saya berdoa agar konflik di Mimika segera berakhir dan ada kedamaian,” tandasnya.
Sementara itu, dari pembicaraan pertemuan tadi, semua bersepakat untuk tetap menjaga kedamaian di Kota Jayapura. Bahkan ada usulan bahwa bila ada oknum yang sengaja membuat konflik di Kota Jayapura, oknum tersebut dipulangkan saja ke kampung halamannya. (Erna)

Dibaca 200 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.