Kepala Bappenas Pimpin Tim Pengelolaan SDA Papua

  |  July 23, 2017

Festifal Budaya Lembah Baliem ke 28

Kepala Bappenas Pimpin Tim Pengelolaan SDA Papua

Info Papua Written by  Selasa, 24 Mei 2016 06:46 No comment
Rate this item
(0 votes)

Kepala Bappeda Provinsi Papua, Muhammad Musa’ad

 

JAYAPURA,- Dalam rangka mempercepat pembangunan ekonomi di Papua, Pemerintah menilai, bahwa perlu adanya kebijakan pembangunan yang berbasiskan pada sumber daya alam (SDA), dengan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, budaya, hukum dan lingkungan yang ada di Papua.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 16 Tahun 2015 tentang Tim Kajian Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam Bagi Pembangunan Ekonomi Papua pada tanggal 21 Mei 2015 lalu.
Kepala Badan Percepatan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Muhammad Musa’ad, mengaku, tim Pengelolaan Sumber Daya Alam Papua diketuai oleh Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) beranggotakan beberapa Menteri termasuk Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat.
“Sebagai tindaklanjut dari Kepres tersebut, maka di Bappenas ada tim yang disebut tim pengkaji untuk mempersiapkan konsep implementasi dari Kepres tersebut sekaligus sampai pada penyiapan rencana aksi,” kata Musa’ad.
Dimana, sebelum pelaksanaan Musrembangnas, kepala Bappenas selaku ketua pengkaji telah melakukan pemaparan materi percepatan pembangunan Papua di depan berbagai stakedolder yang dihadiri empat menteri.
“Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa pemerintah pusat mengakomodir model pembangunan Papua yang berbasis kultur,” jelasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, kajian yang disusun merupakan hasil kesepakatan antara pemerintah provinsi Papua dengan Bappenas.
“Semua kajian yang ada menjadi bagian dari keputusan dari tim merupakan kalaborasi atau pemikiran antara daerah dan pemerintah pusat bahkan ada opini semua disusun dengan baik,” tandasnya.
Sehingga dapat dipastikan sesuai kesepakatan bersama usulan ini sangat optimal, karena tim mengawal sampai masuk di RPJMN.
Diakuinya, usulan dari pemprov Papua yang diusulkan dalam Musrembangnas adalah masalah infrastruktur yang berkaitan dengan trans Papua terutama pembangunan jalan lingkar pegunungan tengah.
“Dalam Musrembangnas tersebut kita memastikan sampai tahapan kapan selesai,” tandasnya.
Dari hasil Musrembangnas dipastikan semua usulan rencanya dapat tahun 2018 termasuk pembangunan instrastruktur, pembangunan sekolah berpola asrama pada lima wilayah adat dan pembangunan rumah sakit. “Semua ini telah diakomodir dalam Musrembangnas termasuk pembangunan rumah susun PON untuk atlet,” jelasnya.
Jadi, sebanarnya Musrembangnas ini sangat optimal untuk memasukan usulan dari Papua yang diduking oleh tim pemerintah pusat,” katanya. (Bams)

Read 245 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.