Pasific Pos.com | Bupati Mathius Terima Kunjungan Wantannas

  |  21 September, 2017

Bupati Mathius Terima Kunjungan Wantannas

Lintas Daerah Penulis  Jumat, 13 Mei 2016 04:08 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si

 

SENTANI,- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, menerima kunjungan kerja (Kunker) Sekretariat Jenderal (Sekjen) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Marsekal Muda TNI Sugiharjo beserta rombongan, Kamis (12/5) kemarin pagi di VIP Room Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Pada pertemuan yang dihadiri sejumlah Kepala SKPD di lingkup Pemkab Jayapura itu membahas tentang ketahanan nasional baik itu mengenai isu politik, ekonomi, sosial dan budaya.
Pada kesempatan itu, Bupati Mathius menyampaikan berbagai persoalan di Kabupaten Jayapura baik masalah isu politik, pembangunan, ekonomi hingga budaya dan proses penetapan Wakil Bupati Jayapura Pengganti Antar Waktu (PAW) yang sampai saat ini belum dilantik.
Ya, tadi (kemarin) kami juga sudah sampaikan karena itu tugas dari mereka (Wantannas) untuk bagaimana menjaga ketahanan daerah dengan masalah-masalah politik maupun sosial. Jadi, saya pikir perhatian pemerintah pusat begitu besar terhadap Papua, tetapi kita juga berharap supaya apa yang dibicarakan perhatian itu tidak hanya slogan atau tidak hanya di media saja namun harus ada langkah-langkah konkrit, kata Mathius.
Salah satu masalah yang kita hadapi mengenai proses penetapan Wakil Bupati yang PAW. Itu kan sejak dari bulan Januari 2016 lalu sudah ada di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan dari menteri juga sudah perintahkan agar segera terbitkan, tapi sampai sekarang staff di bawah menteri kan belum serius untuk melakukannya, sambung dia.
Lanjut kata Bupati Mathius, bahwa ini hal-hal kecil namun dampaknya besar terhadap kepercayaan masyarakat atau daerah terhadap pemerintah pusat. Nah, itu yang tadi (kemarin) sampaikan supaya bisa menjadi perhatian mereka, imbuhnya.
Kemudian masalah penyelesaian lahan dan adat istiadat, Bupati Mathius mengakui bahwa masalah penyelesaian lahan di Kabupaten Jayapura memang masih menjadi suatu polemik di daerah ini.
Ya, hal lain yang menjadi perhatian mereka terhadap masalah-masalah penyelesaian lahan untuk pembangunan di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura dan juga masalah adat istiadat. Dimana, tadi (kemarin) sudah disampaikan bahwa kita sudah memberikan perhatian untuk penguatan kapasitas adat tersebut, bebernya.
Kita tidak bisa kerja sepotong-sepotong untuk menyelesaikan semua konflik yang ada di Tanah Papua, tapi kita harus benar-benar memulainya dari dasar yang tepat untuk membangun suatu pemahaman dan juga suatu mekanisme atau sistem untuk menyelesaikan banyak persoalan, salah satunya adalah memberikan ruang terhadap masyarakat adat untuk tampil menyelesaikan persoalan-persoalannya sendiri, tukasnya. (Jems)

Dibaca 237 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.