Bupati Jayapura Gelar Pertemuan dengan Tokoh Adat

  |  August 18, 2017

Bupati Jayapura Gelar Pertemuan dengan Tokoh Adat

Lintas Daerah Written by  Selasa, 10 Mei 2016 16:55 0
Rate this item
(0 votes)

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si

 

SENTANI,- Dalam rangka menciptakan suasana damai dalam mengahadapi dinamika politik jelang Pemilukada tahun 2017 mendatang, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, lakukan pertemuan dengan tokoh adat di Kampung Kehiran, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, pekan lalu.

Sekitar puluhan orang tokoh adat diantaranya Ondofolo, Khoselo dan Kepala-Kepala Suku hadir dalam acara tersebut, dan acara tatap muka ini dipimpin langsung oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si.
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, dalam Pemilukada nanti perlu adanya kesepakatan damai antar komponen masyarakat atau umat Bergama di Kabupaten Jayapura seperti halnya Pemilu sebelumnya.
Kita harapkan nantinya Pemilukada 2017 bisa sukses seperi Pemilu sebelumnya dan memilih secara sportif serta damai, ucap Bupati Mathius.
Ada beberapa informasi yang sangat penting dan kami sebagai pemerintah menginformasikan untuk kita semua. Tapi, ada beberapa hal juga yang ingin disampaikan terkait apa saja yang sudah kami kerjakan selama ini. Karena hal-hal ini penting dalam dinamika-dinamika politik yang berkembang saat ini dan secara logis dengan pikiran yang bersih bisa melihat bagaimana pekerjaan-pekerjaan pembangunan yang ada disekitar kita, sambungnya.
Selain itu, Bupati Mathius menyampaikan, semangat kebersamaan dan bermusyawarah dalam kehidupan bermasyarakat mampu mewujudkan suasana kondusif di daerah ini.
Namun kita harus tetap waspada dan mawas diri, karena kedamaian serta kerukunan adalah sesuatu yang sangat dinamis dan dapat cepat berubah. Oleh karena itu, kerukunan kehidupan antar umat beragama harus selalu kita jaga dan pelihara, imbuhnya. (Jems)

Read 283 times

Tinggalkan Komentar

Pastikan anda memasukan semua informasi yang diperlukan, yang bertanda (*). kode HTML tak diizinkan.