Empat Penelitian NASA Harumkan Nama Papua

  |  August 20, 2017

Empat Penelitian NASA Harumkan Nama Papua

Pendidikan & Kesehatan Written by  Selasa, 03 Mei 2016 14:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Tiga penelitian NASA asal Papua, ketika memperkenalkan diri kepada peserta upacara Hardiknas, Senin kemarin.

 

JAYAPURA,- Empat penelitian NASA asal Papua, Thinus Yewi, Bob Kaway, Stefince Yocku dan Anastasia Womsiwor dari SMA 1 Sentani dan SMA Advent Doyo Baru telah mengharumkan nama Papua dan Indonesia.
Prestasi membanggakan ditorehkan para pelajar Kabupaten Jayapura yang tergabung dalam tim penelitian

ruang angkasa bersama Internasional Space Station yang dikelola sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat (AS) melalui Nasional Aeronautics dan Space Administration (NASA) yang baru saja mempresentasikan hasil penelitian luar angkasa dihadapan Kedutaan besar (Kedubes) Amerika Serikat di Jakarta beberapa waktu lalu.
Saat diwawancara, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty mengatakan merasa bangga saat ini ada anak-anak Papua asli yang bisa mewakili Papua dan Indonesia  tergabung dalam tim penelitian bersama NASA.
“Ini satu kemajuan besar dalam bidang pendidikan di Provinsi Papua, kita perlu memberikan apresiasi kepada guru yang sudah bekerja luar biasa,” ujar Loupatty usai memperkenalkan empat siswa tersebut kepada peserta upacara Hardiknas di halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Senin pagi kemarin.
Loupatty mengaku, prestasi yang diukir oleh empat siswa ini, bisa menjadi dorongan bagi siswa maupun mahasiswa di Papua. Apalagi empat siswa ini semuanya orang asli Papua.
“Saya tak bisa bayangkan bagaimana bisa tanam padi di bulan, tapi Mereka meneliti bagaimana tanaman padi bisa tumbuh di luar angkasa terutama tumbuh di Planet Mars sebab diperkirakan bahwa mulai tahun 2030 akan ada kehidupan di Planet Mars,” ujarnya.
Dengan prestasi ini, kata Loupatty, telah terjadi kemajuan besar dibidang pendidikan, apalagi dengan adanya kebijakan gubernur untuk dana Otsus 30 persen untuk pendidikan. “Kita tak bisa pungkiri masih ada kekurangan yang perlu dibenahi dalam memajukan pendidikan di Papua, tapi prestasi empat anak Papua ini, ada kemajuan besar yang terjadi di Papua,” ucapnya.
Sementara itu, Bob dan Thinus yang ditemui mengaku merasa bangga dan senang bisa masuk dalam tim peneliti NASA. “Saya tidak menyangka bisa masuk dalam tim ini. Sebelumnya saya tidak terpikir bisa berhasil, tapi jika semua sudah diatur Tuhan semua itu bisa terjadi", ungkap Bob. (Bams)

Dibaca 366 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.