Jalan Sulap Sambut Presiden Jokowi Mulai Makan Korban

  |  July 23, 2017

Festifal Budaya Lembah Baliem ke 28

Jalan Sulap Sambut Presiden Jokowi Mulai Makan Korban

Papua Barat Written by  Senin, 25 April 2016 22:52 No comment
Rate this item
(0 votes)

Manokwari, TP – Menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja, dan rombongan ke Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, 5 April 2016 lalu, pemerintah dan kontraktor secara tiba-tiba ‘menyulap’ sejumlah ruas di Jl. Drs. Esau Sesa, Manokwari.

Jalan yang sebelum terdapat lubang-lubang berukuran besar, ‘disulap’ dalam waktu semalam dan keesokan harinya terlihat mulus. Jalan pun seperti baru di-hotmix. Namun, seperti diberitakan Tabura Pos, dugaan kualitas jalan tidak akan bertahan lama, bukan isapan jempol semata.
Setelah 2 minggu kepulangan Presiden Jokowi dan rombongan, satu per satu ruas jalan yang ‘disulap’ itu mulai menunjukkan kualitas pekerjaan yang sangat bobrok dan terkesan asal-asalan. Jalan yang diharapkan bertahan cukup lama, sekarang mulai berlubang-lubang, bahkan lebih parah daripada lubang sebelum ‘disulap’.
Akibat jalan-jalan yang ‘disulap’ hanya untuk ‘menyenangkan’ orang nomor 1 di Indonesia dan menunjukkan bahwa jalan dalam keadaan baik, tapi kualitasnya rendah itu, mulai menelan korban. Sejumlah pengendara mengalami kecelakaan lalu lintas (laka lantas), salah satunya Bagus Purnomo.
Purnomo mengisahkan, Jumat (22/4) malam, seperti biasa ia mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sedang dari arah Sowi menuju Wosi. Di saat itu, Kota Manokwari dan sekitarnya diguyur hujan dan lubang di badan jalan menyambut Presiden Jokowi baru diperbaiki, tergenang air.
Dia mengaku, sesampainya di Jalan Baru (Jl. Drs. Esau Sesa), tidak jauh dari lokasi lapangan Garuda Futsal, ia pun masuk ke dalam lubang dan akhirnya jatuh tersungkur di badan jalan.
“Itu habis hujan jadi jalan yang lubang tergenang air. Jadi, lubang-lubang tidak kelihatan. Pas ban depan motor masuk ke lubang, saya sudah nggak bisa kendalikan motor, lalu jatuh dan terseret lumayan jauh sampai di depan pondok-pondok jualan,” kata Purnomo kepada Tabura Pos di RSUD Manokwari, kemarin.
Dikatakannya, akibat kecelakaan itu, ia mengalami luka-luka cukup serius di sekujur kaki dan salah satu jarinya patah. Purnomo mengaku, setelah kejadian, warga sekitar sempat menolong dan mengatakan bahwa sudah ada beberapa orang juga yang menjadi korban akibat jalan berlubang.
“Kemarin itu ada 4 motor yang jatuh di situ. Ini jalan kan dorang baru perbaiki pas Presiden Jokowi mau datang saja to, jadi sekarang Jokowi su pulang, dong su malas tahu lagi,” kata Purnomo menirukan keterangan seorang warga yang menolongnya.
Ia mengatakan, seharusnya jalan itu dikerjakan secara baik dan tidak cepat rusak, apalagi jalan itu merupakan satu-satunya akses jalan menuju beberapa kabupaten lain dan sering dilintas kendaraan besar, seperti pengangkut kontainer.
“Tapi ya itu sudah, dapat proyek perbaikan jalan, bikin dia asal-asalan supaya cepat rusak, tidak lama lagi rusak. Jadilah proyek lagi. Tapi itu salah pemerintah, kontraktor-kontraktor seperti itu tetap dipelihara pemerintah, tidak pernah di-black list. Orang-orang yang punya pekerjaan tidak bagus, seharusnya tidak dipakai lagi, karena sama saja mereka itu tidak berniat membangun Papua,” kata Purnomo dengan nada kesal.
Dari pantauan Tabura Pos di Jl. Drs. Esau Sesa, Manokwari, beberapa ruas jalan yang sebelumnya disulap, memang sudah terlibat rusak dan berlubang. Oleh sebab itu, diharapkan pengendara harus ektra hati-hati ketika melintas di jalan tersebut. [HEN/ARI-R1]

Read 231 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.