Soal PT Freeport, Gubernur Minta Jokowi Bicara Dengan Barack Obama | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

Soal PT Freeport, Gubernur Minta Jokowi Bicara Dengan Barack Obama

Index Info Papua Penulis  Selasa, 16 September 2014 10:37 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Dalam pertemuan dengan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) Gubernur Papua Lukas Enembe meminta Jokowi untuk berbicara dengan Presiden AS, Barack Obama terkiat dengan PT. Freeport Indonesia.
Menurut Gubernur Lukas Enembe, untuk memacu pembangunan di Papua, pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, Gubernur inginkan ada pertemuan antara Jokowi dengan Presiden AS untuk membicarakan soal PT Freeport Indonesia.
‘’Kalau soal Freeport, ini antar Negara, kami Papua tidak bisa langsung bicara, harus Presiden, saya sudah laporkan semua kepada Jokowi,’’ Kata Gubernur kepada wartawan di VIP Room Bandara Sentani, Jumat kemarin.
Gubernur mengatakan, dalam pertemuan dengan Jokowi, ada beberapa rencana program yang dibicarakan, terkait dengan pembangunan kereta api, Gubernur ingin agar Jokowi minta kepada presiden AS bicara dengan PT. Preeport untuk membangunnya.
Sebab, dengan adanya pembangunan infrastruktur tersebut, maka akan memacu pertumbuhan dari berbagai bidang di tanah Papua, dengan begitu, Papua bisa keluar dari ketertinggalan yang selama ini terjadi.
Jadi, dalam pertemuan dengan Jokowi, saya katakan bahwa, berapa banyak uang yang dikirim ke Papua, tidak ada arti, sebab, uang itu akan kembali ke Surabaya dan Makasar,’’ tegasnya
Gubernur menjelaskan, kebutuhan Papua masih semuanya dipasok dari luar, oleh karena itu, kami minta kepada Jokowi juga untuk mendesak Preeport membangun smalter di Timika.
Pada pertemuan itu, Gubernur juga menyampaikan kepada Jokowi bahwa, Papua akan menjadi tuan rumah PON XX tahun 2020. Dimana, Papua membutuhkan anggaran yang besa, dimana, kita butuhkan 1,5 trilun per tahun.
‘’Kami sudah sampaikan kepada Jokowi, kalau bisa, pusat anggaran 1 triliun di APBN, kita Papua siapkan Rp 500 miliar per tahun,’’ bebernya.
Dikatakan, dalam pelaksanaan PON di Papua, KONI Papua sudah membagi dalam lima klaster pembangunan, yakni di Jayapura, Merauke, Mimika, Biak dan Wamena. ‘’lima klaster ini yang akan kita bagi, cabor-cabor apa saja yang akan dipertandingan,’’ tandasnya.

Dibaca 1306 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.