Pemerintah dan Masyarakat Adat Sepakat Pembangunan Sarana PON Dibangun

  |  August 20, 2017

Pemerintah dan Masyarakat Adat Sepakat Pembangunan Sarana PON Dibangun

Info Papua Written by  Sabtu, 16 April 2016 00:30 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Pertemuan Pemda Kabupaten Jayapura dengan masyarakat adat, Kamis kemarin.

 

Sentani,- Pembangunan Venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020, di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, yang beberapa waktu lalu sempat terhambat akibat pemalangan yang dilakukan oleh suku Puhiri, kini

akan bisa kembali berjalan karena sudah ada kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Jayapura dengan pemilik Hak ulayat tanah Pembangunan Venue PON XX 2020.
Kesepakatan tersebut, diadakan di Aula Lantai II, Kantor Bupati, Gunung Merah Sentani, Kamis (14/4) Kemarin, dipimpin langsung Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw SE. M, Si didampingi Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Drs. Yerry F. Dien, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayapura, Moses Kalem Dan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua, Nicolas Wanenda S. Si.
“Pembangunan Venue PON XX 2020, di Kampung Harapan, harus terus berjalan mengingat jangka waktu pembangunan sarana PON XX 2020 sangat sempit. Oleh karena itu, kami coba melakukan pertemuan dengan pemilik hak ulayat. Dan dari pertemuan ini, menghasilkan beberapa kesempakatan. Diantaranya, masyarakat adat tidak akan mengganggu jalannya pembangunan sarana PON XX 2020,”ujar bupati kepada pada wartawan, Kamis (14/4) Kemarin.
Sedangkan untuk masalah pembayaran ganti-rugi tanah lokasi pembangunan Venue PON maupun masalah lainnya, semua diserahkan kembali kepada masyarakat adat untuk dibahas di para-para adat.
Lebih lanjut, Bupati Jayapura yang akrab dengan sapaan Mathius mengakui, selama ini forum seperti ini tidak pernah terjadi, sehingga menyebabkan pemalangan dari pihak masyarakat adat yang mempunyai hak ulayat tersebut.
Untuk itu, kita coba fasilitasi semua masyarakat adat terkait. Supaya, kita bisa mendengar juga mengetahui tentang permintaan atau keluhan masyarakat, tentang berbagai masalah yang sampai saat ini masih belum diselesaikan,”katanya.
Tak lupa juga,  dirinya memberikan apresiasi atas kehadiran pihak adat serta komitmen mereka untuk mendukung pembangunan PON. Walaupun masih ada beberapa masalah yang belum diselesaikan oleh pemerintah
“Dalam pertemuan ini juga, kami memberikan apresiasi kepada masyarakat adat yang begitu antusias untuk jalannya pembangunan PON ini. Dan Saya harap, masalah-masalah ini bisa cepat terselesaikan supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan,”ucapnya. (Jems)

Dibaca 330 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.