Pasific Pos.com
Papua Selatan

Irham Acho Bachtiar Mampu Buktikan ‘Anak Daerah Bisa Jadi Sutradara Nasional’

MERAUKE,ARAFURA,-Sutradara Nasional asal Kabupaten Merauke, Irham Acho Bachtiar mengemukakan bahwa dirinya yang sekarang mampu menyandang predikat sebagai salah satu sutradara nasional sama sekali tidak mengalami kendala yang berarti ketika harus menghadapi ketatnya persaingan dalam industri film di ibu kota. Ia tetap komit dan percaya diri untuk menghasilkan film yang bagus dan tidak kalah dengan film-film yang sudah digarap oleh sutradara-sutradara besar sebelumnya. Pasalnya, Acho selalu menanamkan keyakinan dan optimisme dalam dirinya sehingga mampu menghasilkan karya yang bagus.

Menurutnya, sikap optimis dan ikhlas sangat dibutuhkan dalam hal ini tanpa mengharapkan sesuatu yang sifatnya terlalu berlebihan. “Jadi cukup berbuat yang terbaik saja sehingga ketika hasilnya memuaskan maka itu patut disyukuri. Namun sebaliknya, jika kita belum berhasil juga tidak perlu merasa kecewa,”ujar Acho kepada ARAFURA News di kediamannya belum lama ini. Acho mengakui bahwa ia memang mengawali karir dengan membangun perfilman di tanah kelahirannya Merauke. Namun ia merasa tidak cukup jika hanya stay di daerah saja sehingga memutuskan untuk keluar Merauke dan mulai mengembangkan karir di ibu kota. Sebab menurutnya, ketika kita sudah merasa film yang dibuat mampu meraih sukses di daerah sendiri tetap masih belum dianggap sebelum bisa menaklukkan pusatnya perfilman di Jakarta.

Bermodalkan tekad yang kuat akhirnya Acho hijrah ke Jakarta untuk membuktikan bahwa anak daerahpun bisa bersaing di tingkat nasional. Perjuangannya membuahkan hasil dimana Acho kini mampu sejajar dengan sutradara besar lainnya bahkan dipercayai oleh PH-PH ternama. “Jadi selama kita masih sebatas di daerah dan hanya menggarap film lokal yang menurut kita sudah bagus tetapi menurut mereka di Jakarta masih biasa-biasa saja maka saya rasa belum dapat dikatakan sebagai persaingan secara nasional. Namun saya tetap aktif membuat film-film daerah hanya saja dengan kapasitas saya sudah menjadi sutradara nasional,”terang Acho.

Menurutnya tidak mudah mendapat kepercayaan menggarap film besar dari sebuah PH besar. Tidak sedikit yang berharap untuk diajak kerja sama dengan PH-PH sekelas MD, RAPI dan Soraya namun dirinya yang hanya seorang anak daerah justru terpilih. Kepercayaan tersebut semakin meningkatkan semangat Acho untuk bisa membuat film yang banyak penontonnya dan laku di pasaran. Basic dirinya adalah menggarap sketsa komedi Epen Cupen sehingga tidak mengalami kesulitan saat diminta untuk mengarahkan pemain pada film-film dengan skala besar. Bahkan bukan hal sulit baginya untuk mengarahkan pemain yang sama sekali buta soal acting namun pada akhirnya mampu menjadi pemain profesional hanya dengan berdasarkan keunikan yang ada pada dirinya sendiri.