Inisiasi Seminar Pra Nikah, Salimah Bidik Kalangan Gen Z

MERAUKE –Kalangan muslim dan muslimah Gen Z mendapat kesempatan menambah wawasan dengan mengikuti seminar pra nikah di Hotel Megaria, Minggu (30/11). Selain seminar, turut dilaunching Sekolah Pra Nikah Salimah (SERASI) sebagai bentuk komitmen Salimah dalam menindak lanjuti edukasi kepada kalangan muda khususnya yang akan memasuki fase pernikahan.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pimpinan Daerah Salimah Kabupaten Merauke itu mengusung tema “Cinta Aja Nggak Cukup, Bangun Pondasi Mental Spiritual Sebelum Bilang Sah”.Tema ini menekankan pentingnya pondasi mental spiritual yang harus dibangun sejak dini sehingga perjalanan menuju pernikahan menjadi lebih kuat, sehat dan penuh keberkahan. Adapun peserta yang dibidik minimal berusia 19 tahun. Empat narasumber inspiratif dihadirkan khusus sebagai pemateri yang terdiri dari dr. Uminah, SP.Kj, Akbar, S.Pd.I., M.Pd, Suwaryanti R, S.T dan Ustad Susanto, S.Ag, MH.

Antusias peserta cukup tinggi karena tidak hanya menambah wawasan tetapi juga berlangsung gratis dan sarat hadiah doorprize. Ananda Fauziah Jamal, salah satu peserta mengemukakan bahwa edukasi yang diberikan sangat bermanfaat karena dirinya yang awalnya belum memahami tentang konsep pernikahan sekarang menjadi tahu dan berharap seminar seperti ini dapat berkelanjutan.

Tidak hanya itu, dara berhijab berusia 21 tahun ini mengaku mendapatkan ilmu tentang pentingnya membangun pondasi pernikahan untuk menguatkan hubungan di antara dua insan. “Luar biasa, seminar ini sarat pengetahuan dan pematerinya juga mampu menyesuaikan dengan karakter kami yang sebagian besar adalah anak muda Gen Z sehingga materi dapat dipahami dengan baik,”terang mahasiswi akuntansi Unmus ini.

Sementara itu dr. Uminah, SP.Kj, salah satu pemateri kepada wartawan menjelaskan bahwa pihaknya berupaya menyampaikan materi sesuai dengan pemahaman peserta sehingga hasil yang diperoleh juga sesuai harapan dan mereka mau bergabung di SERASI. Sekolah ini sebenarnya disiapkan untuk para remaja yang sudah memasuki usia menikah dalam rangka mempersiapkan diri ke jenjang pernikahan.

“Jadi yang kita tekankan adalah memberikan pemahaman kepada mereka bahwa menikah itu butuh persiapan yang matang, tidak bisa hanya bermodalkan cinta saja. Ada ilmu yang harus mereka miliki demi mematangkan kesiapan mental, spiritual dan lain sebagainya,”terang dr. Uminah.

Ia mengakui materi yang disiapkan cukup banyak namun karena keterbatasan waktu sehingga tidak bisa disampaikan semua. Oleh sebab itu pada SERASI nanti akan lebih dimatangkan dimana materi dapat dipahami oleh peserta secara lebih luas. Hasil akhirnya adalah kesiapan para remaja usia nikah yang semakin mantap untuk memasuki gerbang pernikahan.

Pada kesempatan yang sama,Plt. Kepala Kesbangpol Kabupaten Merauke, Sukito mengungkapkan bahwa kehadiran SERASI merupakan langkah preventif yang sangat positif dalam mempersiapkan calon pasangan suami istri agar memiliki bekal pengetahuan yang cukup, baik dari aspek agama, psikologi, kesehatan maupun managemen keluarga.

Program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menciptakan SDM yang unggul dan berkarakter mulai dari unit yang terkecil yaitu keluarga. Sekolah ini juga diharapkan berjalan secara kontinyu, melahirkan keluarga sakinah yang pada akhirnya akan berdampak pada penurunan angka perceraian di daerah ini.(Iis)

Related posts

Eforia Pendukung Meky Nawipa – Deinas Geley Sambut Kemenangan Dengan Gegap Gempita

Bams

Pelayanan Kesehatan dan Baksos Yonif 6 Marinir Habema Disambut Antusias Warga Kokamu

Fani

Yakoba Lokbere: Pentingnya Transparansi 30 Persen Keterwakilan Perempuan Dalam Proses Seleksi DPR Pegunungan Pengangkatan

Bams

Ganja Diduga Jadi Sumber Pendanaan Kelompok Separatis Dimusnahkan

Fani

SDIT Lukman Al Hakim Gelar Khatmul Qur’an Dan Imtihan Angkatan Kedua

Bams

Bupati Bersama Danrem Dan Gubernur Tinjau Lokasi PSN, Pastikan Progress Berjalan Sesuai Rencana

Bams

Leave a Comment