Pasific Pos.com
Papua Barat

Ini Aspirasi Masyarakat Distrik Sakma, Moswaren I dan Mosweren II

Manokwari, TP – Masyarakat Kampung Klamit, Distrik Salma, Kampung Bumiajo, Distrik Moswaren I dan Distrik Moswaren II Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) menyampaikan sejumlah aspirasinya kepada Anggota DPR Papua Barat, Herdomina Isir.

Sejumlah aspirasi masyarakat dari tiga Distrik di Kabupaten Sorsel tersebut, diterima Herdomina Isir saat menggelar agenda reses di Sorsel, Selasa (3-4/7). Ada aspirasi yang perlu di dorong, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi (pemprov) Papua Barat, maupun kabupaten dan kota.

Aspirasi tersebut diantaranya, kata dia, masyarakat di tiga distrik meminta adanya penambahan dana otonomi khusus (otsus). Karena, lanjut dia, mayoritas masyarakat asli Papua berada di daerah kabupaten Sorsel maupun Maybrat.

Kemudian, masyarakat meminta adanya pembangunan perumahan pemukiman bagi mereka, dan fasilitas umum prasana dan prasarana, baik untuk agama kristen protestan, kristen katolik, dan islam.

“Saya lihat dengan potensi perekonomian yang ada di 3 Distrik tersebut, perlu adanya pemberian modal, pendampingan, sampai ke pasaran. Terutama modal dari dana otsus,” kata Isir kepada Tabura Pos via ponselnya, Kamis (5/7) lalu.

Bukan itu saja, masyarakat pun berharap adanya pembangunan infrastruktur jalan lindungan yang berada di Distrik Moswaren.

“Tempat ini telah dipersiapkan untuk pembangunan dermaga kontainer, maka masyarakat berharap ada peningkatan jalan dari pemkab Sorsel dan pemprov baik di Kampung Kamisabe sekitar 1.800 km, dan jalan SP II menuju kampung Nawir sekitar 12 km,” kata Isir.

Menurutnya, Distrik Moswaren merupan tempat yang potensial untuk perputaran ekonomi kerakyatan, dan akan berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) karena kedepan akan dibangun dermaga kontainer.

Selain, masyarakat Moswaren meminta peningkatan infrastruktur jalan, mereka pun berharap adanya pembangunan rumah bagi tenaga pendidik dan kesehatan. Sebab, tenaga pendidikan dan kesehatan sudah ada tetap belum adanya saran dan prasarana bagi mereka.

“Tenaga pendidik meminta danya penambahan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan segera pemda dan pemprov merealisasikan hak-hak guru honor. Karena sampai saat ini honorer belum menerima honornya,” ucapnya.

Masyarakat di Kampung Hasik Jaya, Kamisabe, dan Kampung Bumiajo, maupun di Distrik Sakma, sangan membutuhkan adanya pemenerangan dari pemerintah daerah. “Kondisi penerangan di kampung-kampung tersebut sangat memprihatinkan, maka hal ini sangatlah urgen untuk didorong,” ucap.

Politisi asal Partai Demokrat ini menambahkan, masyarakat meminta adanya penambahan dana otonomi khusus (Otsus) ke kabupaten dan kota.

“Dari sejumlah didik yang saya lakukan reses ini, kebutuhan masyarakat rata-rata sama, baik air bersih, penerangan, perusahan, infrastruktur dan lain sebagainya,” tandas Isir. [FSM]