Pasific Pos.com
Pendidikan & Kesehatan

Ingin Bisa Baca Al-Kitab, Pendidikan Keaksaranaan di Kota Jayapura Sangat Diminati

 

JAYAPURA, – Kepala Seksi Keaksaraan, Kesetaraan dan Pendidikan Keluarga di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Nur Jaya mengaku pendidikan keaksaaraan sangat diminati karena ingin bisa cara baca al-kitab.

“Terutama yang sudah berusian 60 tahun. Tiga bulan 114 jam. Sasarannya tetap usia 15-60 tahun,” kata Nur Jaya di Kota Jayapura, Rabu (7/2/18).

Kata Nur, antusias waraga yang mengikuti pendidikan keaksaraan karena ingin terbebas dari buta aksara, membudayakan membaca, menulis, dan berhitung sebagai solusi memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

“Tahun 2017 proses pendidikan buta aksara sudah selesai atau selama lima bulan melalui PKBM maupun lembaga lain,” kata Nur.

Dalam pelaksaanaanya, data valid yang diperoleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat ada 380 jiwa yang mengikuti pembelajaran keaksaraan.

“380 jiwa masih buta aksara atau kemampuan belum bisa bisa baca tulis. Tetap ada pelaksaan pendidikan keakrasaaan, cuma masih menunggu kuota yang diberikan dari pusat walaupun ada ketersediaan dana dari APBD Kota Jayapura. Tetap pelaksaan ada seperti tahun lalu,” kata Nur.