Pasific Pos.com
Ekonomi & Bisnis

Imbauan Perum Bulog dalam Masa Pandemik Covid-19

Perum Bulog Masa Pandemik Covid-19
Kepala Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Sopran Kenedi

Jayapura – Wilayah kerja Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat membawahi 49 kabupaten/kota secara operasional terdiri dari 5 kantor cabang dan kantor cabang pembantu yang mengelola 17 kompleks pergudangan dengan jumlah 34 unit dan total kapasitas gudang 60.700 ton.

Kepala Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat, Sopran Kenedi menyampaikan dalam melaksanakan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH) stok beras dan bahan pangan yang dikelola Perum Bulog juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi borong sembako dan membatasi pembelian dalam jumlah besar.

“Agar para distributor dan pedagang tidak melakukan spekulasi menaikkan harga jual setinggi – tingginya, tidak melakukan penimbunan, dan menjual sembako dengan harga jual yang wajar saja,” imbaunya, Jumat (27/3/2020).

Masih dalam imbauan Perum Bulog disampaikan untuk menghindari kontak fisik atau menjaga jarak dan kerumunan massa, masyarakat dapat melakukan pemesanan bahan pangan melalui Rumah Pangan Kita (RPK), Toko Pangan Kita (TPK), operasi pasar di tingkat distrik, maupun pemesanan secara online melalui media sosial, sales center, ataupun situs belanja online kerjasama antara Perum Bulog dengan marketplace (ipangananDotCom) yang baru tersedia di 6 wilayah di luar Papua dan Papua Barat, tokopedia, bukalapak dan grab corner.

Artikel Terkait

Bupati se Papua Diminta Terbitkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan

Bams

Pegawai Terpapar Corona, Kantor Bappeda Papua Ditutup

Bams

Kemenkes Turunkan Tim, Pantau penanganan Corona di Papua

Bams

PMI Papua Terus Berupaya Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Bams

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Alami Defisit, Proyek Besar di Papua Ditunda

Bams

Pemuda Papua Jadi Agen Perubahan Covid-19

Bams

Kantor Pemerintahan di Papua Harus Bebas Dari Covid-19

Bams