Pasific Pos.com
Papua Selatan

Herman : Sosok Terpilih Adalah Yang Terbaik

MERAUKE,ARAFURA,-Kasi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Merauke sekaligus Plh. Kepala Kantor Kemenag Merauke, Herman Wona, S.Pd.k mengemukakan bahwa sosok yang terpilih menjadi pemimpin tentunya sosok yang terbaik. Namun bukan berarti yang tidak terpilih tidak baik. Semua figur yang ada pada dasarnya baik hanya saja semua tetap kembali kepada rencana Tuhan. Sebab kita tidak pernah tahu apa yang menjadi rencana Tuhan dan siapa yang akan terpilih dari semua figur yang sudah disiapkan.

“Jadi kita tinggal kita memilih dengan hati nurani masing-masing dan siapa yang terpilih akan menjadi pemimpin untuk mengakomodir semua kegiatan hariu-hari besar keagamaan khususnya Agama Islam di Kabupaten Merauke,”ujarnya saat membuka musyawarah pemilihan Ketua PHBI Kabupaten Merauke yang baru di aula Kantor Kemenag, Senin (5/3) lalu. Ia menjelaskan, sifat-sifat kepemimpinan dalam Islam harus ditonjolkan, antara lain beriman dan bertakwa, trampil dan berpengatahuan, adil, jujur, bijaksana, penyantun, demokrasi, memahami keadaan umat muslim, ikhlas, rela berkorban, sederhana, istiqomah dan lain sebagainya.

Arti seorang pemimpin cukup sederhana yakni orang yang bertanggung jawab kepada yang dipimpin dalam sebuah kebersamaan, bisa menjadi panutan dan senantiasa bekerja keras untuk menciptakan kedamaian bagi orang-orang yang dipimpinnya. Pada perinsipnya Kementerian Agama memberikan dukungan penuh yang penting tidak menyusahkan pihak lain. Artinya, jika dari diri sendiri sudah merasakan kedamaian maka orang lain otomatis juga akan ikut menjadi damai. Namun sebaliknya, jika diri sendiri tidak merasa aman pasti akan berdampak pada orang lain sehingga akan selalu mengganggu.

“Jadi kedamaian itu sangat penting, apa yang kita pelajari dari pemimpin dan guru kita yang hebat maka itu yang perlu diteruskan. Begitupun pelajaran dan masukan dari orang tua dan sahabat kita harus bisa kita terima ketika menjadi seorang pemimpin,”jelasnya lagi. Ditambahkan, pemimpin dipilih melalui sebuah musyawarah untuk memimpin organisasi yang besar seperti PHBI ini. Meskipun nanti di dalam internal kepemimpinan akan banyak suka duka dan liku-liku yang harus dijalani namun tetap harus diingat agar yang sama kita dahulukan dan yang berbeda kita hargai. Pasalnya yang dipimpin adalah umat yang juga menjadi warga negara. Untuk itu ia menghimbau agar semua pihak dapat bersatu membangun negara, umat, agama dan keluarga masing-masing sehingga terciptalah keadamaian dan ketentraman di daerah ini.