Menu

Line 1

Pemda Yapen Alokasi Rp 20 Miliar Untuk PSU

  • Ditulis oleh Super User
Penilaian: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
TerburukTerbaik 
TONY TESAR
Bupati Kepulauan Yapen, Tony Tesar

 

BIAK,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Yapen mengalokasikan anggaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebesar Rp 20 miliar.
Bupati Kepulauan Yapen, Tony Tesar yang ditemui wartawan di Biak, Rabu kemarin, mengatakan pemerintah daerah yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah tentunya mempunyai kewajiban untuk mengalokasikan dana  termasuk dana untuk penyelenggaran Pemungutan Suara Ulang (PSU).


"Sebagai Bupati tentunya PSU kita punya kewajiban untuk menyediakan alokasi dana. Persoalannya, APBD 2017 sudah ditetapkan. Sedangkan kebutuhan untuk KPU, Bawaslu dan pihak keamanan dianggarkan Rp20 miliar," ungkap Tony.
Menurut Tony, jumlah anggaran itu cukup banyak sehingga pihaknya terpaksa harus melakukan pemotongan anggaran untuk  sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan dalam APBD 2017 atau pelaksanaanya ditunda.
"Kami akan sangat hati hati, kami telah membahas dengan DPRD, dimana agar pelayanan utama seperti kesehatan pendidikan jangan diganggu," tukasnya mantan anggota DPR RI itu.
Lanjutnya, sebagai Calon Bupati Petahana berpasangan dengan Wakil Bupati, Frans Sanadi, ia berharap apapun keputusan yang sudah diambil oleh Mahkamah Konstitusi merupakan Keputusan Final dan harus ditaati oleh seluruh pasangan calon beserta tim dan massa pendukungnya.
"Saya ajak semua masyarakat  taati keputusan ini, kita bersama sama lakukan PSU dan tentunya bersama sama  kembali kita jaga situasi keamanan daerah ini. Kita bersama menjaganya agar pelaksanaanya berjalan dengan baik," ajak Bupati.
Lanjut katanya, Keputusan Mahkamah Konstitusi untuk memberikan tanggung jawab PSU kepada KPU dan Bawaslu Provinsi semoga dapat terlaksana dengan baik, independen dan netral.
"Sehingga tidak terjadi lagi hambatan pelanggaran yang dianggap bisa membuat PSU di Kepulauan Yapen, mengingat biaya cukup besar dan resiko cukup tinggi," ujarnya.
Sementara itu terkait penyerahan dana  hibah, Bupati mengaku belum ada penandatanganan kesepakatan bersama dengan pihak penyelenggara pilkada. "Seharusnya tanggal 15 Mei kemarin, tapi karena KPU sedang mengurus PSU di Tolkara jadi rencananya tanggal 18 Mei besok,"jelasnya.
Sebelumnya, MK memutuskan untuk dilakukan PSU di 16 Distrik. Pilkada Yapen diikuti oleh 6 pasangan calon antara lain, Tonny Tesar, S.Sos dan Frans Sanadi, B.SC, S.Sos, MBA;  Melkianus L. Doom, A.Md dan Saul Ayomi, SH; nomor urutBenyamin Arisoy, SE, M.Si dan Drs.Nathan Bonai, M.Si; Ir. Marthen Kayoi, MM dan Aser Paulus Yowei, ST, S.Th, MT; Simon Ataruri, S.Pi, M.Si dan Isak Semuel Worabai, SE; Yulianus Klemens Worumi, S.Th dan Zefanya Yeuwun, S.Pd.K. (Bams)

  • No comments found

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
Info for bonus Review bet365 here.