Menu

Line 1

Lukas Enembe Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Demokrat Papua

  • Ditulis oleh Super User
Penilaian: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
TerburukTerbaik 
Demokrat Papua
Ketua DPD Demokrat Papua Lukas Enembe didampingi Wasekjen Demokrat Rifai Darus dan Wakil Ketua Carolus Bolly saat memberikan keterangan pers di Hotel Asana Biak, Selasa kemarin.

 

JAYAPURA,-  Musyawarah Daerah III  DPD Partai Demokrat Provinsi Papua yang berlangsung, Selasa (16/5)  di Hotel  Asana, memutuskan Ketua DPD Partai Demokrat Papua Lukas Enembe  kembali memimpin Partai berlambang bintang mercy itu.
Demikian dikatakan Ketua Pembina Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BP-OKK) Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP-PD) Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo  saat menutup Musyawarah Daerah III  DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


“Telah diputuskan Bapak Lukas Enembe  kembali pimpin Partai Demokrat  2016-2002, dengan demikan saya menutup  Musyawarah Partai Demokrat  ke III ini, “ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Papua Lukas Enembe dalam keterangan persnya mengatakan, siap mengemban amanah yang diberikan seluruh DPC (Dewan Pimpinan Cabang). Pihaknya langsung menetapkan dua agenda utama yang bakal digenjot dalam waktu dekat.
Pertama tentu melengkapi struktur dan pengurus DPD Partai Demokrat Papua, melalui tim formatur yang sudah terbentuk. Kedua, mensukseskan pelaksanaan Pilkada Gubernur 2018 yang diikuti Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI, DPR Papua, DPRD dan DPD RI serta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.
 “Ada sejumlah agenda politik besar menanti sehingga saya harap kita semua sungguh-sungguh melaksanakan tanggung jawab itu. Saya juga akan mendorong konsolidasi bersama seluruh DPC, terutama pada saat Muscab yang bakal dilaksanakan sesuai wilayah adat,” kata dia.
Lukas menegaskan, Musda III Demokrat juga memutuskan agar dirinya maju kembali sebagai Gubernur Papua periode kedua. “Sehingga nanti pada esok hari (Rabu,red), kita akan deklarasi dihadapan seluruh warga Biak,” kata dia.
Disinggung soal calon wakil gubernur, Lukas menjawab akan dideklarasikan bersamaan dengan partai politik pengusung. “PAN dan PKPI sudah pasti merapat. Sedangkan rencana partai yang bergabung, diantaranya Nasdem, Hanura, PKB, PKS. Golkar kemungkinan akan bergabung dengan kita,”kata dia.
Sementara ditanya apakah ada kemungkinan kembali berduet dengan Klemen Tinal, Lukas mengatakan mengiyakan. “Ya kemungkinan besar ada (kembali berduet dengan Klemen Tinal). Karena kita sampai empat tahun kepemimpinan (hubungan kita) berjalan baik. Selama ini kan ada gubernur dan wakilnya, bupati dan wakilnya, walikota dan wakilnya ribut terus. Saat ini kami berdua aman,” terangnya
Bersama Klemen, ia optimis bisa kembali memenangkan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur. Meski begitu, pihaknya tidak memandang remeh para lawannya dalam Pilkada Gubernur nanti. Sebab menurut dia, semua warga Papua memiliki kesempatan yang sama di tanah ini.
 “Memang dari prediksi kami jika ada 3 juta pemilih, bisa dapat 1,2 juta saja sudah cukup. Apalagi saya dapat dukungan sekarang lebih banyak dari pesisir dan diprediksikan bisa tarik 40 persen suara. Sebab basis gunung sudah pasti. Saya pikir semua punya kesempatan yang sama. Karena semua calon Gubernur dan Wagub adalah anak-anak Papua. Sehingga saya kira John Wempi Wetipo, Paulus Waterpauw ataupun Ones Pahabol, siapa pun mereka, punya kesempatan yang sama untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur,” pungkas dia mengakhiri. (Bams)

  • No comments found

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
Info for bonus Review bet365 here.