Pasific Pos.com
Papua Barat

Hari Ini, Siapa Penerima Aliran Dana Lahan Sirkuit Motor Prix Terungkap?

Manokwari, TP – Diklaim, publik sudah mengetahui siapa sesungguhnya pihak ketiga yang mendorong dana aspirasi ke Biro Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat terkait pengadaan lahan sirkuit motor prix di Jalur 13, Kampung Bowi Subur, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari.

“Kita tidak bisa tutup-tutupi di publik lagi siapa pihak ketiga yang diduga mendorong dana aspirasi tersebut. Bendahara Biro Pemerintahan sudah mengaku bahwa Rp. 200 juta diserahkan kepada yang bersangkutan di kantor partai,” kata Wakil Ketua Majelis Pemuda Indonesia, Jefry Auparay kepada Tabura Pos di Pengadilan Negeri (PN) Manokwari, Selasa (20/2).

Dicecar tentang pihak ketiga yang diduga menerima dana sebesar Rp. 200 juta, Auparay mengatakan, semua orang sudah tahu siapa pihak ketiga yang diduga menerima uang tersebut.

Menurutnya, jawaban siapa pihak ketiga yang diduga menerima dana itu, akan terungkap dalam persidangan lanjutan, hari ini, Rabu (21/2). “Sroyer Elisa dan penasehat hukumnya akan mengadu dalam sidang, siapa oknum anggota DPR Papua Barat yang terlibat dalam kasus pengadaan lahan motor prix ini,” katanya.

Disinggung siapa oknum anggota DPR Papua Barat tersebut, dia mengaku sangat tahu, karena sudah ada pengakuan dari Bendahara Biro Pemerintahan.

“Bendahara sudah mengaku kepada kita dan seluruh staf di Biro Pemerintahan bahwa uang itu dia serahkan kepada yang bersangkutan. Rakyat sudah tahu dan kakak Sroyer Elisa sudah ceritakan kepada kita sesungguhnya sisa dana sebesar Rp. 1,7 miliar menjadi dana aspirasi anggota DPR Papua Barat,” papar Auparay.

Mengenai bukti-bukti lain dalam keterlibatan pihak ketiga, dia menjelaskan, masyarakat Papua Barat sudah tahu jika terdakwa Zeth Salmon Ayal bukan orang Arfak dan bukan pemilik hak ulayat.

Diungkapkan Auparay, terdakwa ini merupakan bagian dari siapa dan mewakili siapa untuk mengambil uang tersebut, dimana ini akan terbukti.

“Jaksa penuntut umum dan penyidik Polres Manokwari sudah tahu jelas aliran dana ini. Minggu lalu sudah ada statement keras dari Kapolres bahwa pihaknya telah mengikuti dengan jelas aliran dana yang mengikat saudara Sroyer Elisa yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata dia.

Ia menegaskan, tidak mungkin terdakwa Zeth Ayal menerima hal ini menjadi suatu beban untuk dirinya sendiri. “Saya pikir Zeth Ayal akan mengaku aliran dana itu diserahkan kepada siapa. Kami harap Sroyer Elisa dan Zeth Ayal tidak duet, tetapi mereka harus trio untuk menambah merdunya suara itu,” tukas Auparay. [FSM-R1]