Pasific Pos.com
Papua Tengah

Hari Ini Penutupan Daftar Caleg

NABIRE – Hari ini, Selasa (17/7) merupakan batas akhir pendaftaran calon anggota legislatif (Caleg) masing-masing partai politik (Parpol) ke Kantor KPU Nabire. Sejak dibukanya pendaftaran pada tanggal 4 Juli hingga H-1 penutupan pada Senin (16/7) kemarin, belum ada satu Parpol pun yang mendaftar di Kantor KPU Nabire. Ada 16 Parpol yang ada di Kabupaten Nabire, baik itu Parpol lama dan Parpol baru, ternyata hingga H-1 penutupan, belum ada yang mengajukan daftar Calegnya ke KPU Nabire. Dipastikan, di hari terakhir pengajuan daftar Caleg Selasa (17/7) hari ini, akan penuh pengunjung dari Parpol. Tidak menutup kemungkinan staf KPU Nabire akan bekerja ekstra keras melayani pengajuan daftar Caleg dari Parpol-Parpol yang ada di Kabupaten Nabire.

Hingga kini belum diketahui pasti apa yang menjadi alasan dari masing-masing Parpol memilih hari terakhir untuk mengajukan daftar Calegnya. Lambatnya pengajuan daftar Caleg dari masing-masing Parpol, dari pantuan media ini, tidak hanya terjadi untuk wilayah Kabupaten Nabire. Namun di banyak daerah baik itu di wilayah Papua maupun di luar Papua, juga terjadi hal serupa.

Seperti diberitakan sebelumnya, terkait dengan batas waktu pendaftaran, ditegaskan Ketua KPU Nabire, Nelius Agapa, ST, tidak ada toleransi perpanjangan waktu pendaftaran. Di hari terakhir pendaftaran, Selasa (17/7), pihaknya akan melayani pendaftaran hingga pukul 24.00 WIT.

Dirinya mengharapkan para pimpinan partai politik (parpol) serta Caleg DPRD Kabupaten Nabire, memanfaatkan dengan benar-benar sisa waktu pendaftaran yang hanya tinggal dua hari lagi. KPU Nabire, lanjut Nelius, siap menerima partai yang belum mengajukan daftar Calegnya hingga Selasa (17/7) besok.

Sementara itu, pada Jumat (13/7) lalu, ada satu partai politik yang mengantarkan daftar Calegnya. PDI-Perjuangan dibawah koordinator ketuanya, Mesak Magai, membawa para Caleg dan dokumen pendaftarannya ke KPU Nabire.
Pantauan media ini, puluhan Caleg PDI-Perjuangan untuk keempat Dapil, tiba di Kantor KPU Nabire. Setelah menyerahkan berkas daftar Caleg, pihak KPU Nabire mengecek dokumen yang diprint out dengan dokumen yang sudah diinput ke dalam sistim. Hanya saja, dari hasil pengecekan staf sekretariat KPU Nabire, didapati masih ada yang harus ditindaklanjuti oleh Parpol. Ada sejumlah dokumen dari Caleg yang masih harus diinput ke dalam sistem.

Pihak PDI-Perjuangan melalui operatornya menindaklanjuti melengkapi input data ke dalam sistim. Hingga sore hari melengkapi data ke dalam sistim masih dalam proses dan kemungkinan pengajuan daftar Caleg akan dilanjutkan esok hari.

Sementara itu, belum ada informasi Parpol yang lain kapan akan mengajukan daftar Calegnya. Sementara dalam dua hari kedepan sepertinya para Caleg akan disibukkan untuk mengurus surat keterangan kesehatan rohani (jiwa). Diman tim dari Rumah Sakit Jiwa Abepura, dalam dua hari kedepan melayani kebutuhan para Caleg baik dari Kabupaten Nabire, maupun dari Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya.

 

Tak Akan Perpanjang Masa Pendaftaran Caleg

 

Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Ilham Saputra menegaskan pihaknya tak akan memperpanjang proses pendaftaran calon anggota legislatif baik di tingkat DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota.
Menurut dia, KPU sudah melakukan sosialisasi secara masif dalam waktu yang cukup lama. Sehingga Parpol seharusnya telah memiliki persiapan yang matang.

“Sosialisasi yang kami lakukan sudah cukup masif ya. Cukup lama bahkan dari 4 Juni lalu kita sudah memberikan kesempatan kepada para caleg dan parpol untuk memasukkan data ke Silon (Sistem Informasi Pencalonan),” kata Ilham di gedung KPU, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Selain itu, KPU juga telah menyampaikan berbagai informasi persyaratan bagi para calon. Sehingga, kata dia, tak ada keinginan dari KPU untuk memperpanjang masa pendaftaran caleg. Ia juga menilai perpanjangan masa pendaftaran akan berimbas pada pelaksanaan proses pemilihan nanti.

“Kalau kita perpanjang, ini berimplikasi kepada hari H pada pemilu mendatang. Karena kita sudah menghitung ya, sudah mempertimbangkan beberapa hal untuk tetap pendaftaran pada 4-17 Juli ini,” kata dia.
Di sisi lain, ia mengungkapkan, hingga hari ke-10 pendaftaran calon anggota DPR, belum ada satu pun parpol yang mendaftarkan calegnya ke KPU.

“Ya sampai saat ini belum, seharusnya kemarin ada PKB yang datang tapi PKB kemudian membatalkan. Mungkin karena ada beberapa hal yang harus disiapkan lagi agar kemudian lebih matang,” ujar Ilham.
Ia mengimbau kepada seluruh parpol untuk tak mendaftarkan calegnya mendekati batas akhir pendaftaran.

Menurut dia, selain akan mengganggu proses tahapan Pemilu 2019, parpol juga tidak punya banyak waktu ketika berkas yang diserahkan harus diperbaiki.

“Kalau waktunya mepet kita khawatir nanti terjadi persoalan ketika mereka tidak mampu memperbaiki hasil verifikasi jika ada kesalahan dan perbaikan sehingga nanti akhirnya jadi persoalan,” sambung dia.

Berdasarkan informasi dari situs web resmi KPU RI, ada 16 tahapan yang harus dilalui calon anggota DPR, anggota DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Pertama, tahap pendaftaran yang dibuka mulai 4-17 Juli 2018. Kemudian, akan ada verifikasi administrasi bakal calon pada 4 sampai 18 Juli 2018.

Selanjutnya, KPU akan menyampaikan hasil verifikasi kelengkapan administrasi bakal calon kepada partai politik peserta pemilu. Pada 22-31 Juli, akan ada perbaikan daftar calon dan syarat calon anggota serta pengajuan bakal calon pengganti. (ros)