Pasific Pos.com
Headline

Gugurnya Kabinda Papua, Ini Hasil Pertemuan Shakeholder

6754
Sekda Papua Dance Yulian Flassy bersama beberapa Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Saat melakukan pertemuan dengan Kodam XVII Cendrawasih dan Kepolisian Daerah Papua, Senin, (26 /4/2021.)

JAYAPURA – Gugurnya Brigjen TNI Gusti Putu Dani Nugraha Karya di Distrik Beoga Kabupaten Puncak Provinsi Papua beberapa saat yang lalu, tentunya menambah daftar panjang korban yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua.

Terkait hal tersebut Gubernur Papua dan Wakil Gubernur Papua memerintahkan Jajarannya untuk segera melakukan koordinasi intens dengan berbagai pemangku kepentingan atau stakeholder di Bumi Cenderawasih.

Sekretaris Daerah Papua Dance Yulian Flassy, SE, M.Si bersama beberapa Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua melakukan pertemuan dengan Kodam XVII Cendrawasih dan Kepolisian Daerah Papua, Senin, 26 April 2021.

Ada beberapa hal pokok yang diputuskan menyingkapi konflik di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Pertama, Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Papua beserta Jajarannya mengutuk keras atas kejadian tersebut, dan menegaskan bahwa kejadian / tindakan ini di luar Prikemanusian serta berharap tindakan ini tidak terulang lagi, apalagi terhadap Perwira Tinggi TNI yang sedang melaksanakan tugas di Papua, sekaligus juga menyampaikan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya Putra Bangsa yang terbaik ini.

Kedua, Pemerintah Provinsi Papua akan memberikan Penghargaan / Apresiasi khusus kepada Almarhum Brigjen TNI Gusti Putu Dani Nugraha Karya atas pengabdiannya di Papua.

Ketiga, Sebagai salah satu bentuk penghormatan yang diberikan, Bapak Gubernur Papua secara khusus memerintahkan Sekda Papua dan beberapa Kepala SKPD untuk menghadiri pemakaaman Almarhum di TMP Kalibata, Jakarta pada hari Selasa, 27 April 2021.

Keempat, Pemerintah Provinsi Papua akan lebih meningkatkan lagi koordinasi antar lembaga untuk memastikan deteksi dini atas berbagai persoalan di Papua melalui pertemuan berkala antar Lembaga Pusat di Daerah (KODAM, POLDA, BINDA, POLHUKAM serta K/L lainnya) dan Pemerintah Daerah (Provinsi / Kabupaten / Kota)

Kelima, Pemerintah Provinsi Papua juga akan lebih mengefektifkan komponen-komponen yang ada di dalam Pemerintahan maupun dimasyarakat untuk bersama sama mencegah tidakan-tindakan yang dianggap merugikan banyak orang

Keenam, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah setempat bersama TNI/POLRI dan unsur terkait lainnya akan berupaya memberikan rasa aman/nyaman bagi masyarakat setempat dan menghimbau untuk tidak terprovokasi serta memakasimalkan operasi-operasi sosial dan membantu / mendorong kegiatan teriorial yang dilakukan oleh TNI/POLRI lebih masif lagi.

Selain hal-hal tersebut di atas yang disepakati pada Rapat Koordinasi, Flassy juga menegaskan agar masyarakat di Papua tetap tenang melakukan kegiatan sebagaimana biasanya tidak terpancing isue dan tetap berharap hanya pada Tuhan untuk mewujudkan Papua, Bangkit Mandiri Sejahtera yang berkadilan.

“Kita mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata ini terhadap seorang Jenderal TNI Bintang Satu, ini tidak berperikemanusiaan,” sesal Sekda Dance.

Dance mengaku, sosok almarhum sangat baik, meski dia tidak begitu mengenal dekat namun pernah beberapa kali bertemu dalam satu acara

Ia mengimbau masyarakat di Papua agar tetap tenang dan tidak terprovokasi atas kejadian yang terjadi.

“Masyarakat tetap tenang karena negara sudah ambil alih untuk mengurus jenazahnya,” imbaunya

Ditambahkan Sekda, Pemerintah Provinsi Papua juga akan memberikan penghargaan kepada almarhum atas jasa pengabdiannya menjaga kedaulatan NKRI di bumi cenderawasih

“(pemberian penghargaan?) Ia kami berencana akan memberikan penghargaan bersama Bupati Puncak juga,” singkatnya

Saat ini jenazah almarhum telah disemayamkan di Timika untuk selanjutnya akan diterbangkan ke Jakarta

Rencananya almarhum akan di makamkan di TMP Kalibata dan dinaikkan pangkatnya menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) Anumerta

Seperti diketahu kontak tembak dengan Kelompok Separatis dan Teroris (KST) terjadi Minggu, 25 April 2021 di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Saat itu patroli gabungan Satgas BIN bersama TNI Polri melakukan perjalanan menuju Kampung Dambet sekira pukul 15.50 Wit dan dihadang oleh kelompok separatis sehingga terjadi aksi saling tembak di sekitar gereja kampung Dambet.

Akibat kontak tembak tersebut Kabinda Papua tertembak dan sebagai pahlawan di lokasi kejadian.

Artikel Terkait

Vaksin Covid-19 Gratis Untuk Pelaku UMKM di Kota Jayapura

Bams

Kick Off dan Konsultasi Publik Penyusunan Revisi RTRW Papua

Bams

PB PON Siap Gelar Test Event

Bams

Penerimaan Siswa Baru di Papua Secara Manual

Afrans

PON XX, Telkom Bentuk Satgas PON

Afrans

2.725 Atlet dan Official Berpartisipasi di Peparnas XVI Papua

Afrans

Pemprov Papua Operasi Pasar Sepekan Jelang Lebaran

Afrans

34 Anak Papua Terima Manfaat Beasiswa Pendidikan BPJAMSOSTEK

Afrans

KLHS Menjadi Pra Syarat Bagi Bupati Untuk Menyusun RPJMD

Afrans