Pasific Pos.com
Papua Barat

Gubernur : YPK Harus Menjadi Rumah Pendidikan Bagi Generasi Papua

Manokwari, TP – Majunya Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) tidak dapat dipisahkan dengan pekabaran injil di Tanah Papua yang dipelopori oleh Misionaris Otto-Geissler pada 5 Februari 1855 di Pulau Mansinam, yang kemudian di ikuti dengan pembangunan Sekolah kampung yang tujuannya untuk mengangkat harkat dan martabat orang Papua.

Demikian disampaikan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, saat menghadiri ibadah perayaan Hut ke-56 tahun, Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) se-Tanah Papua di SD YPK Pasir Putih Manokwari, Kamis (8/3).

Gubernur mengatakan, pendidikan pada hakekatnya merupakan proses pembangunan peradaban sebuah bangsa dengan maksud untuk menata budaya hidup orang Papua agar mengenal dan memahami arti hidup dan jati diri yang sesungguhnya di hadapan Tuhan.

“Dari catatan sejarah di atas kita harus tau bahwa karena dengan pendidikan mula-mula kita mengenal bagaimana itu berkebun, bercocok tanam, melakukan keterampilan, menjaga kesehatan, menolong orang sakit, membaca, menulis, berhitung, bernyanyi dan berdoa,” jelas Gubernur.

Sehingga, lanjut dia, makna dari sebuah pendidikan bisa dinikmati semua orang pada kehidupan saat ini, bahkan karena dengan pendidikan itu masa depan seseorang menjadi lebih baik, sukses dan dipandang terhormat.

Pada kesempatan itu, Gubernur pun meminta di usia ke-56 tahun, YPK harus mampu mewujudkan visi-misi pendidikan sesuai amanat undang-undang dasar 1945, yakni ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bukan Cuma itu, ditambahkan Gubernur, YPK juga harus mampu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua yang berkualitas, kreatif dan inovatif, denga harapan mampu menjawab tantangan global, dalam mewujudkan Papua yang baru.

Gubernur mengungkapkan, Pemerintah provinsi (Pemprov) Papua Barat siap mendukung YPK dalam mewujudkan SDM dimaksud, asalkan YPK bersunggguh-sungguh membangun bersama pemerintah.

“Pasti, kita akan dukung semua program-program kerja dari YPK. Pesan saya YPK harus menjadi rumah pendidikan yang baik bagi generasi Papua, sehingga dapat bersama-sama pemerintah memberantas buka aksara dan memperkecil kemiskinan,” tutup Gubernur. [BOM-R3]