Pasific Pos.com
Kabupaten Jayapura

Gubernur Lukas Bersama Bupati Mathius Ikuti Ibadah Syukur Tutup Tahun

SENTANI – Memasuki awal tahun 2018, pemuda dan seluruh masyarakat adat di sekitar Danau Sentani atau tepatnya di Sentani Tengah, Kabupaten Jayapura, menggelar ibadah syukur tutup tahun 2017 yang di laksanakan pada Sabtu (3/2/2018) siang lalu sekitar pukul 12.00 WIT.

Ibadah syukur tutup tahun ini dengan tema “Helay Felesay”, yang di pusatkan di Kampung Ifar Besar, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Dari pantauan harian ini, ibadah tersebut dihadiri Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, S.IP, M.H., Ketua DPR Papua Yunus Wonda, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E, M.Si, Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro ini disambut oleh Ondofolo Ifar Besar Franzalberth Joku dengan mengalungkan bunga dan juga pemasangan topi Burung Cenderawasih.

Juga dihadiri Dandim 1701/Jayapura Mayor Inf Nova Ismailiyanto, Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, Danyon 751/Raider Mayor Inf Tunggul Jati, Ketua Panitia Jimmy Yoku, Ketua Kadin Kabupaten Jayapura Hengky Jokhu, Kepala Distrik Sentani Alfons Awoitauw, Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura Adolf Yoku, para Ondofolo/Khose, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dari Paguyuban Nusantara dan masyarakat Kota Sentani berjalan dengan khidmat.

Pembacaan Alkitab diambil dari Roma 8:28, dengan perikob “Dalam Segala Seuatu, Allah Turut Bekerja untuk Mendatangkan Kebaikan bagi Mereka yang Terpanggil Sesuai dengan Rencana Allah”, ibadah yang di pimpin Ketua BPK GKI Klasis Sentani, Pdt. Tonny Wally mengatakan di tahun yang sudah kita lewati, tentu kita pasti semua sebagai orang percaya hanya mengangkat hati dan menyatakan syukur kepada Allah yang telah menolong kita melewati masa sulit.

“Memasuki tahun yang baru sebagai tahun anugerah Allah dan kasih serta penyertaan Allah akan terus melingkupi kehidupan kita, sehingga benar di dalam bagian Alkitab dalam Roma 8:28. Hal ini merupakan bagian dari Allah ada di setiap hidup dan pergumulan anak-anak Tuhan, yang hidup dan berharap serta bersandar kepada Tuhan dalam seluruh kehidupan-Nya,” kata Pdt Tonny Wally.

Ia menambahkan, dengan segala hal yang terjadi ditahun 2017 ini kita diajar untuk lebih mengenal Tuhan.

“Lewat hal-hal yang terjadi ini, kita menjadi kuat dan berharga di mata Tuhan. Supaya kita bisa menjalani hidup ditahun baru ini,” lanjutnya.

Ia berharap kepada semua dapat memaknai hidup di tahun 2017 lalu sebagai anugerah Tuhan.

Ia mengakhiri khotbahnya dengan mengatakan Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita dan selalu menyertai kita kapan dan dimanapun kita berada.

“Ditengah masalah jangan takut, janganlah kecut dan tawar hati. Sebab Tuhan, Allah kita menyertai kita kemanapun kita pergi, pasti Tuhan menolong kita,” tutup dia.

Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E, M.Si, mengatakan ibadah syukuran tutup tahun ‘Helay Felesai’, itu benar-benar digagas oleh masyarakat adat yang ada disitu terutama dari kalangan pemuda nya, yang mengundang banyak pihak dari berbagai masyarakat paguyuban dan juga masyarakat adat dari Wilayah Tabi.

“Kegiatan ibadah syukur ini juga sebagai refleksi, bagaimana Injil bisa mempersatukan kita semua, Injil membuka ruang untuk semua orang bisa datang ke Papua dan sama-sama berkarya disini,” katanya.

Lanjut Bupati Mathius, dengan hadirnya Gubernur Papua dalam acara ibadah syukuran ini, juga dapat mengesampingkan isu-isu (ada sejumlah orang) yang berbicara tentang perbedaan kelompok masyarakat antara Gunung dengan Pantai dan antara Papua dengan Non Papua.

“Apalagi menjelang Pilkada ini, ada orang-orang tertentu yang mulai menebarkan isu-isu negatif tersebut. Oleh karena itu, dengan kegiatan syukuran ini bahwa isu-isu itu tidak benar, karena di Kabupaten Jayapura ini kita sudah canangkan sebagai zona integritas kerukunan dan itu akan terus mewarnai di dalam semua aktivitas masyarakat di daerah ini,” paparnya.

Ditempat yang sama juga, Jimmy Yoku mengucapkan, terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas penyertaan-Nya hingga suasana acara mulai dari awal hingga berakhirnya acara ibadah syukur ini dapat berjalan dengan baik.

“Kita juga ucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur, yang berkenan hadir dan bisa melihat kegiatan kebudayaan atau kearifan lokal yang kita angkat melalui ibadah syukur ini,” ucapnya.

Jimmy Yoku mengatakan, selain melakukan ibadah syukur, juga kegiatan ini bertujuan bagaimana dapat mempererat tali persaudaraan.

“Kalau kita diSentani bilang ‘Helay Felesay’ itu, yakni kita makan satu helai untuk kita kerja semua secara bersama-sama. Saya pikir kalau kita makan satu helai, artinya tidak ada perbedaan diantara kita. Sehingga hal ini yang perlu kita tanamkan untuk generasi-generasi muda kita ke depan dan budaya ini tidak boleh hilang,” katanya.

“Karena ini mengarah kepada Kampung Adat yang selama ini di canangkan oleh Pemkab Jayapura melalui bapak Bupati untuk mengangkat nilia-nilai budaya lokal kita, sehingga budaya kearifan lokal kita ini tidak punah.,” tandasnya.

Senada dengan hal itu, Ondofolo Ifar Besar Franzalberth Joku mengatakan masyarakat harus kembali kepada budaya lama. “Di mana, Pemerintahan Kampung Adat, Ondofolo/Khose dan semua masyarakat adat harus berinisiatif membangun diri dan juga membenahi diri, tentu pemerintah pasti turun tangan untuk membantu,” katanya.

Ondo Franz berharap, budaya seperti ini tidak sekedar dijadikan obyek tontonan di perayaan-perayaan seperti Festival Danau Sentani (FDS) saja.

“Tapi, kami benar-benar melaksanakan dalam hidup sehari-hari dengan melaksanakan perayaan-perayaan seperti ini. Supaya disini kami bisa menemui para pimpinan kami bai di sektor formal maupun di informal, untuk menyatukan visi dan misi agar pembangunan itu bisa seutuhnya dimulai dari bawah ke atas dan tidak dipaksakan dari atas ke bawah,” harapnya.

“Jadi, kami dari masyarakat adat berada didepan dan pemerintah dibelakang kami untuk mendukung pembangunan. Supaya jangan ada palang-memalang lagi. Karena itu budaya kita di Papua yang sangat populer sekali, tapi bagi saya itu adalah budaya yang salah dan juga menghambat pembangunan,” tegasnya di akhir wawancara.