Groundbreaking Perdana di Supiori, PT Cyclop Bintang Papua Mulai Bangun 186 Rumah
Jayapura,- Momentum bersejarah tercipta di Kabupaten Supiori dengan dimulainya pembangunan kawasan perumahan oleh PT Cyclop Bintang Papua melalui kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan ini menjadi tonggak awal pelaksanaan fase pertama program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto di wilayah Papua.
Acara groundbreaking tersebut dihadiri langsung Direktur Pengembang PT Cyclop Bintang Papua, Hendrik Abidondifu, kepala kampung setempat, Ketua Klasis GKI Supiori, dewan adat, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Supiori.
Dalam sambutannya, Hendrik menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pembangunan perumahan tersebut dapat dimulai.
“Hari ini menjadi momentum penting bagi kami. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga groundbreaking perumahan di Kabupaten Supiori dapat terlaksana,” ujarnya.
Hendrik menjelaskan, PT Cyclop Bintang Papua akan membangun sebanyak 186 unit rumah di kawasan tersebut. Sebagai tahap awal, perusahaan akan membangun 20 unit rumah percontohan sebelum melanjutkan pembangunan secara keseluruhan.
“Kami akan membangun 20 unit pertama sebagai percontohan kepada masyarakat. Setelah itu pembangunan akan dilanjutkan hingga seluruh target 186 unit dapat terealisasi,” katanya.
Ia menegaskan, komitmen perusahaan tidak hanya terbatas di Kabupaten Supiori. PT Cyclop Bintang Papua juga menargetkan ekspansi pembangunan perumahan ke berbagai wilayah di Papua.
“Target kami adalah membangun 10 ribu unit rumah di seluruh Tanah Papua dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Kehadiran kami di Supiori merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah pusat dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Hendrik, selama ini belum banyak pengembang yang berinvestasi di sektor perumahan di Supiori. Karena itu, pihaknya melihat peluang sekaligus kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak dan terjangkau.
“Kami hadir untuk membantu pemerintah daerah. Selama ini belum ada developer yang masuk dan membangun perumahan di Supiori. Karena itu kami ingin menjadi bagian dari solusi untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat Supiori,” katanya.
Ia optimistis pembangunan kawasan perumahan tersebut akan mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi baru di Supiori. Kehadiran kawasan hunian yang representatif diyakini dapat menarik masyarakat untuk menetap dan beraktivitas di daerah tersebut.
Selain itu, program perumahan ini menawarkan skema pembiayaan yang terjangkau bagi masyarakat. Dengan cicilan sekitar Rp1,5 juta per bulan, masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk generasi muda, diharapkan dapat memiliki rumah sendiri tanpa harus terus bergantung pada rumah kontrakan atau kos-kosan.
“Rumah ini tidak hanya diperuntukkan bagi ASN, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin memiliki rumah sendiri. Kami berharap perumahan ini membawa berkat bagi seluruh masyarakat Supiori,” ujarnya.
Hendrik menambahkan, seluruh proses pelepasan lahan untuk pembangunan 186 unit rumah telah selesai dilakukan dan pekerjaan konstruksi akan segera dimulai.
Melalui program tersebut, PT Cyclop Bintang Papua berharap dapat mendukung upaya pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kawasan di Kabupaten Supiori.
