Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Gempa Tektonik di PNG Terasa di Merauke Dan Boven Digoel

Jayapura, Gempa tektonik berkekuatan M=7,4 terjadi pada koordinat episenter 6,10 LS dan 142,70 BT, yang berpusat di Papua New Guinea (PNG) sangat dirasakan oleh warga di Boven Digoel dan Merauke.

Menurut rilis badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) menyatakan lokasi gempa tepatnya di darat pada jarak 266 km arah tenggara mota Boven Digoel atau 450 km arah tenggara kota Jayapura pada kedalaman 17 km.

“Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan berpotensi dirasakan kuat dalam skala intensitas III SIG-BMKG (VII MMI) di sekitar episenter gempa yaitu Kota Dofasi, Mogulu dan Koroba, Papua Nugini.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan gempa dirasakan cukup kuat di Tanah Merah, Wamena dan Merauke dengan intensitas II SIG-BMKG (IV-V MMI) dan dirasakan sedang di Jayapura dengan intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI),” ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG , Drs. MOCH. RIYADI, M.Si dalam rilis yang diterima redaksi Senin (26/2).

Lebih lanjut dijelaskannya, jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas New Guinea Highland (NGH) Fold and Thrust Belt.

Hal ini sesuai dengan hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempabumi di lokasi tersebut dibangkitkan oleh aktivitas sesar naik (Thrust Fault).

Hingga pukul 01.30 WIB, hasil monitoring BMKG terjadi 2 kali gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo 5,9 dan 5,5.

” Kepada masyarakat di Provinsi Papua dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar Drs. Moch Riyadi, M.Si.