Pasific Pos.com
Papua Selatan

Fashion Show Akbar Siap Digelar

‘Berbagi Dengan Kartini-Kartini Papua Lewat Rancangan’

MERAUKE,ARAFURA,-Setelah beberapa waktu lalu meninggalkan Kota Merauke, kemarin desainer ternama berkelas internasional, Shasa Yoan Davies kembali menginjakkan kaki di tanah kelahirannya guna melakukan berbagai persiapan terkait event akbar yang akan dilaksanakan Bulan April mendatang. Adapun acara yang dilaksanakan nanti berupa fashion akbar yang secara khusus ia laksanakan di Kabupaten Merauke karena dirinya merasa bangga sebagai perempuan asal Merauke pertama yang dapat melaksanakan fashion show untuk memberikan motivasi kepada wanita-wanita Papua yang lain agar bisa menjadi desainer seperti dirinya.

Momentum Hari Kartini dipilih selain bertepatan dengan hari ulang tahunnya, ia juga merasa sebagai Kartini asal Papua harus dapat berbagi melalui rancangan-rancangan busana yang berbeda dari waktu-waktu sebelumnya di mana kali ini dominan berupa batik Papua, baik untuk pria maupun wanita. Apalagi rancangan batik yang akan ditampilkan sudah berskala internasional dan tidak monoton berupa kebaya. “Jadi kali ini lebih banyak ke internasional karena saya terinspirasi dengan gaya busana mama-mama Papua yang memang sudah tergolong internasional.

Sebab mereka tidak datang dengan kebaya pada awalnya namun sebenarnya mereka itu sudah internasional banget dengan baju-bajunya, rok yang dikenakan dan lain sebagainya justru sudah benar-benar internasional. Inilah yang diangkat menjadi tema fashion show karena saya bangga sebagai seorang Kartini Papua bisa mengangkat Kartini-Kartini Papua dengan rancangan saya,”terangnya kepada wartawan saat jumpa pers di Butik Shasa Davies Collection kemarin. Tidak hanya itu, ia bakal menghadirkan artis ibu kota Pilot Band untuk mengiringi para model di atas catwalk nanti sehingga acara tersebut akan menjadi acara yang benar-benar sangat meriah.

Ia juga akan berupaya mengundang Gubernur dan Wagub untuk menyaksikan langsung acara akbar tersebut. Shasa juga menegaskan bahwa event yang akan digelar nanti murni dana pribadi tanpa ada sponsor dari pihak manapun. Yang ia harapkan hanyalah kehadiran pihak pemerintah untuk melihat langsung bagaimana seorang perempuan asal Papua yang sudah melanglang buana di Australia namun tetap mau kembali ke daerah asalnya untuk ikut membangun daerah. “Setidaknya melalui tangan saya sendiri dan tanpa bantuan siapa-siapa, saya bisa memberikan atau berbuat sesuatu bagi Papua sehingga semakin banyak orang di luar sana yang tahu tentang Papua dan tahu bahwa di Merauke juga sudah ada desainer bertaraf internasional,”pungkas wanita yang selalu tampil modis ini.