Pasific Pos.com
Headline Sosial & Politik

Evaluasi Program 2021, Komisi V DPR Papua Bersama OPD Rumpun Kesehatan Gelar RDP

Ketua Komisi V DPR Papua, Timiles Yikwa, SE dan sejumlah Anggota Komisi V DPR Papua saat foto bersama Kadinkes Papua, Robby Kayame beserta stafnya, usai RDP di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Selasa 24 Mei 2022. (foto Tiara).

Jayapura : Dalam upaya melakukan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun 2021, Komisi V DPR Papua, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama mitra Organisasi Perangkat Daerah (OPD) rumpun Kesehatan.

RDP bersama mitra OPD rumpun kesehatan itu, dipimpin langsung Ketua Komisi V DPR Papua, Timiles Yikwa, SE didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Kamasan Jack Komboy, Sekretaris Komisi V DPR Papua, Fauzun Nihayah dan Anggota Komisi V DPR Papua diantaranya Nathan Pahabol, Namantus Gwijangge, Hengky Bayage, Deky Nawipa, Elly Wonda dan Piter Kwano yang berlangsung di Hotel Suni Abepura, Selasa, 24 Mei 2022.

Selain itu, dalam rapat ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Robby Kayame, Direktur RSUD Jayapura, Anthon Motte, perwakilan RSUD Abepura dan Rumah Sakit Jiwa Abepura.

Tujuan rapat dengar pendapat ini dilakukan yakni dalam rangka menjelang sidang paripurna dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Papua tahun anggaran 2021.

Kepada pers, Ketua Komisi V DPR Papua, Timiles Yikwa, SE menjelaskan, jika rapat bersama OPD rumpun kesehatan ini, untuk mengevaluasi pelaksanaan program tahun anggaran 2021, apalagi dalam waktu dekat, DPR Papua akan melakukan sidang LKPJ Gubernur Papua tahun anggaran 2021.

“Jadi, kami lebih banyak berbicara tentang evaluasi program. Banyak hal yang kita dapatkan, terutama ada pekerjaan – pekerjaan fisik yang penyerapannya ada yang mencapai 80 persen dan ada yang sudah mencapai 90 persen,” kata Timiles Yikwa kepada sejumlah awak media usai RDP.

Selain itu, lanjut Timiles Yikwa, jika rapat bersama OPD rumpun kesehatan itu, sekaligus untuk memastikan prorgam yang telah dilaksanakan itu di kabupaten mana saja, agar dikemudian hari ketika anggota dewan turun ke daerah, bisa lebih mudah untuk mengawasi anggaran atau pelaksanaan program pembangunannya itu, dan sekaligus, jika dikemudian hari ada masalah, dapat diketahui kendalanya
Ketua Komisi V DPR Papua, Timiles Yikwa, SE dan sejumlah Anggota Komisi V DPR Papua saat foto bersama Kadinkes Papua, Robby Kayame beserta stafnya, usai RDP di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Selasa 24 Mei 2022.

Ketua Komisi V DPR Papua, Timiles Yikwa, SE dan anggota foto bersama Direktur RSUD Jayapura, Dr Anton Mote dengan sejumlah stafnya. (Foto : Tiara)

“Mereka tadi sudah memberikan datanya kepada kami. Mungkin dalam waktu dekat juga kita akan turun cek di lapangan. Apakah itu betul – betul penyerapannya sudah 80 persen atau sedang dibangun atau seperti apa,” jelasnya.

Bahkan selain itu, ungkap Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, mereka juga ada yang sedang berupaya menyelesaikan pekerjaan agar dapat mencapai 100 persen.

“Nah, itu akan kami pastikan, apakah betul – betul sedang berlangsung atau belum sama sekali, baru mereka laporkan,” ujar Timiles.

Untuk itu, legislator Papua ini menambahkan, jika dalam rapat bersama OPD rumpun kesehatan itu, lebih banyak membahas untuk LKPJ Gubernur Papua tahun anggaran 2021 dan mereka telah menyerahkan datanya, sehingga Komisi V DPR Papua akan turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan terhadap program – program tersebut.

Sementara itu, masih ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Robby Kayame mengakui jika dalam rapat dengar pendapat ini, Komisi V DPR Papua mempertanyakan serapan anggaran tahun 2021.

“Ya tadi kami laporkan, bahwa serapan anggaran di Dinas Kesehatan pada tahun 2021 itu, mencapai 80,1 persen. Jadi, penyerapan sudah bagus,” terangnya.

Hanya saja kata Robby Kayame, untuk kegiatan lanjutan seperti pembangunan Rumah Sakit di Paniai, pembangunan Clinic Sport di Kampung Harapan Sentani yang dananya sebesar Rp 9 miliar, lantaran pada tahun 2021 lebih fokus pada PON dan refocusing anggaran akibat Covid-19, sehingga tidak maksimal.

“Tapi saya apresiasi teman – teman staf Dinkes Papua, meski kondisi begitu namun penyerapan anggarannya mencapai 80 persen lebih,” ungkap Robby.

Kendati demikian Robby Kayame pun mengakui jika penyerapan anggaran di Dinas Kesehatan ini lebih baik jika dibandingkan tahun 2020 dan pada tahun 2021 tidak ada kendala yang signifikan terhadap penyerapan anggaran.

“Jadi, di tahun ini, kami harapkan penyerapan anggaran bisa mencapai lebih dari 90 persen jika kami diberikan anggaran yang lebih,” tandas Robby Kayame. (Tiara)