Pasific Pos.com
Olahraga

Enam Pelatih PPLP Papua Ikuti Pelatihan Fisik Level I di Jogjakarta

Jayapura,- Dinas Olahraga dan Pemuda Papua terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pelatih Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP).

Sebanyak enam pelatih dikirim ke Jogjakarta untuk mengikuti pelatihan pelatih fisik level 1 yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI bekerjasama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Keenam pelatih PPLP tersebut adalah Erni Sokoy dan Pere Karoba (Pelatih Dayung), Pelatih Sepak Bola Yance Rumbino. Pelatih Tinju Albert Lobo. Pelatih Pencak Silat Mariana Loni dan Pelatih Fien Tirake.

Kepala Disorda melalui Kepala Seksi Pembibitan Olahraga Prestasi Disorda Papua, Dominggus Lutrun, mengakan pelatih adalah salah satu elemen penting dalam perkembangan sebuah cabang olahraga, karena skill dan pengetahuan mereka harus terus ditambah dan asah.

Oleh karena itu, kita kirim pelatih PPLP ikut pelatihan ini, tujuanya agar skill dan pengetahuan mereka bertambah, apalagi mereka dilatih oleh instruktur dari Australia,” kata Dominggus Lutrun kepada pers di Jayapura, Kamis (19/12/2019).

Ia mengatakan, dengan mengasah skill dan kemampuan para pelatih, tentunya diharapan kedepan akan mendongkrak prestasi setiap atlet Papua, khususnya atlet PPLP.

“Disorda Papua kirim pelatih untuk mengikuti pelatihan ini untuk peningkatan SDM Pelatih PPLP menuju PON 2020 dan maupun PON 2024,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menciptakan altet yang berprestasi, tentu juga harus didukung dengan pelatih yang handal. Untuk itu, saya sampaikan kepada pelatih agar bisa memaksimalkan pelatihan tersebut dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, pelatih tinju PPLP Papua Albert Lobo yang dikonfirmasi mengaku, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para pelatih PPLP.

“Pelatihan tersebut sangat bermanfaat sekali bagi dirinya selain meningkatkan level juga bisa menambah ilmu kepelatihan yang terbaru. Jadi ini sangat bermanfaat sekali bagi saya kedepan,” katanya.

Albert mengatakan, keikutsertaannya dalam pelatihan itu untuk meningkatkan pengetahuan mengenai fisik yang nantinya diaplikasikan kepada atlet-atlet Papua nantinya.