Pasific Pos.com
Sosial & Politik

Eltinus Omaleng – Johannes Rettob Yakin Ikut Pilkada Mimika

 

Timika, Pasangan Eltinus Omaleng – Johannes Rettob (OMTOB) yakin akan ditetapkan sebagai salah satu pasangan cabup-cawabup yang akan bertarung dalam Pilkada di kabupaten Mimika, tahun 2018.

Ditemui usai sidang musyawarah sengketa Pilkada Mimika yang digelar Panwaslu Mimika, Kamis (1/3/18), Johannes Rettob mengatakan pasangan OMTOB melalui kuasa hukum telah mengajukan bukti-bukti kelengkapan syarat administrasi sebagai cabup-cawabup Mimika.

“Kami sangat optimistis. Kami sudah mengikuti sidang ini sejak awal dan telah mengajukan semua bukti, termasuk saksi-saksi untuk mendukung gugatan kami terhadap surat keputusan KPU Mimika soal penetapan paslon bupati-wakil bupati dalam Pilkada 2018. Dari bukti-bukti yang diajukan itu, sama sekali tidak ada persoalan dalam persyaratan pasangan OMTOB,” kata Johannes Rettob.

Pada persidangan lanjutan musyawarah sengketa Pilkada Mimika Kamis (1/3/18), majelis Panwaslu Mimika mempersilahkan pihak pemohon dan termohon Mimika menyerahkan materi kesimpulan mereka.

Sidang yang dipimpin Ketua Panwaslu Mimika Tony Agapa dengan anggota Yohanis Wato dan Imelda Ohee itu dihadiri kuasa hukum pasangan OMTOB yaitu Marvei Dangeubun, Iwan Anwar, Daud Bunga, dan Anselmus Herat. Sedangkan pihak termohon dalam hal ini diwakili oleh kuasa hukumnya yaitu Matheus Namun Sare dan Asep Ardryanto dari Ali Nurdin & Partners Jakarta.

Mengingat pihak pemohon dan termohon tidak mencapai kesepakatan selama musyawarah berlangsung, majelis Panwaslu Mimika menunda sidang sengketa Pilkada Mimika tersebut hingga Senin (5/3) untuk dengan agenda pembacaan putusan.

Pasangan Eltinus Omaleng (Petahana)-Johannes Rettob (OMTOB) merupakan satu-satunya bakal paslon bupati-wakil bupati Mimika yang diusung oleh koalisi sembilan partai politik di Kabupaten Mimika.

Pasangan OMTOB dinyatakan tidak memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai paslon bupati-wakil bupati Mimika oleh KPU Mimika saat menggelar rapat pleno di Hotel Alison Sentani, Jayapura pada 18 Februari lalu.

Saat itu KPU Mimika beralasan menggugurkan pasangan OMTOB lantaran tidak dapat melakukan verifikasi faktual ijazah SMP Eltinus Omaleng yang menamatkan pendidikan dari SMP Yayasan Wolio Ujung Pandang pada 1989 lantaran sekolah itu sudah ditutup.

KPU Mimika saat pleno di Hotel Alison Jayapura menetapkan empat paslon bupati-wakil bupati yang akan bertarung dalam Pilkada 2018.

Keempat paslon yang seluruhnya berasal dari jalur perseorangan yaitu pasangan Petrus Yanwarin-Alpius Edoway (Petraled), pasangan Robertus Waropae-Albert Bolang (RnB), pasangan Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra (MUSA) dan pasangan Hans Magal-Abdul Muis (HAM).

Saat rapat pleno petetapan paslon bupati-wakil bupati Mimika di Hotel Alison Jayapura pada 18 Februari lalu itu, KPU Mimika hanya membacakan perolehan suara dukungan perseorangan (Kartu Tanda Penduduk) dari empat paslon jalur perseorangan tersebut.

Sementara persyaratan administrasi lainnya yang mencakup 19 item persyaratan sama sekali tidak dibacakan untuk paslon dari jalur perseorangan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, diantara kandidat yang ditetapkan oleh KPU Mimika sebagai paslon bupati-wakil bupati yang bertarung dalam Pilkada 2018 itu ada yang belum melengkapi sejumlah persyaratan pokok seperti surat pengunduran diri dari jabatan sebagai anggota legislatif, dinyatakan tidak memenuhi persyaratan kesehatan, tidak memiliki ijazah SMA serta pernah menduduki jabatan sebagai bupati Mimika sehingga tidak bisa dicalonkan sebagai wakil bupati.