Pasific Pos.com
Papua Selatan

Edukasi Cegah Kebakaran Terus Dilakukan

MERAUKE,- Manager Niaga PT.PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat, Yosepina Kwano mengemukakan bahwa sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran, khususnya ketika

pemadaman tengah berlangsung hingga saat ini masih terus dilakukan. Terutama bagi masyarakat pelanggan listrik yang tinggal di pemukiman padat penduduk dan dinilai rawan terjadi kebakaran. Seperti diketahui bahwa kebakaran sering terjadi, salah satunya di wilayah Jayapura. Tidak jarang masyarakat kerap menyalahkan PLN sebagai penyebab utama.
Oleh sebab itu perlu adanya edukasi dan pembinaan supaya masyarakat dapat mengetahui hal-hal yang membahayakan sehingga terjadi kebakaran. Jika lampu listrik padam dihimbau untuk tidak menggunakan lilin, terutama jika rumah pelanggan yang bersangkutan terbuat dari triplek. Untuk mencegah agar tidak terjadi kebakaran maka bisa menggunakan penerangan lain seperti hanphone, senter dan lain sebagainya. Selain itu instalasi yang sudah lama harus dicek kembali, jangan sampai kebakaran terjadi karena instalasi yang sudah kadaluarsa.
Begitu pula untuk pemasangan cok listrik jangan bertumpuk-tumpuk atau dobol karena bisa menyebabkan kebakaran. “Oleh sebab itu PLN terus melakukan sosialisasi sehingga ketika terjadi kebakaran jangan PLN terus yang dituntut. Jadi semua harus jelas dan dengan mengedukasi pelanggan diharapkan dapat memperbaiki citra PLN di mata public tanpa ada complain terhadap kinerja PLN yang terkait dengan kepuasan pelanggan,”terangnya pada peresmian Gelis Alalam Sai dan temu pelanggan belum lama ini.
Hal serupa juga disampaikan DM.Mekanisme Niaga PT.PLN (Persero)Wilayah Papua dan Papua Barat, Yulius Sahetapy dalam presentasinya. Ia berkali-kali menghimbau agar masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan terjadinya kebakaran. Untuk menghindari kebakaran maka lilin dapat diletakkan di dalam kaleng yang sudah dilubangi serta diberi air dan minyak kelapa. Langkah ini akan sangat membantu karena lilin dapat bertahan lebih lama hingga pagi hari. Jadi lilin tidak akan padam dan tidak tercecer ke mana-mana, meskipun sudah habis tetap akan menyala terus.
Ia menegaskan agar pelanggan jangan sekali-kali menyalakan lilin di tempat-tempat yang rawan, seperti di dekat korden atau kayu karena ketika meleleh bisa menyebabkan kebakaran. Tidak hanya itu, salah satu penyebab kebakaran adalah cok yang dipasang bertumpuk-tumpuk di mana hal tersebut menimbulkan terjadinya arus pendek listrik. Begitu pula pemasangan kabel yang semerawut juga harus dihindari terlebih lagi jika menggunakan kabel yang tidak semestinya karena akan meleleh jika terlalu lama digunakan. (Istya Sari Utami)

Related posts

Terkait Rehabilitasi Areal Nilai Konservasi

Arafura News

Ona Hetharua Eksplore Wisata Menarik Kota Rusa

Arafura News

52 Personil Basarnas Bebas Narkoba

Arafura News

Masyarakat Diminta Ikut Ciptakan Kamtibmas

Arafura News

Diseminasi Netralitas ASN Pada Pilkada Penting Dilakukan

Arafura News

Masih Terkait Pelaksanaan PON, ‘Komisi V DPRP Hearing Dengan Warga’

Arafura News

Gencar Patroli, Polisi Bidik Wilayah Rawan

Arafura News

Razia Di Pertigaan Noari, 64 Pelanggar Terjaring

Arafura News

Lakukan Kunker, Kapolres Cek Kondisi Setiap Polsek

Arafura News

Leave a Comment