Pasific Pos.com
Papua Barat

Dua Tahun Anggaran, Kampung Wamesa Menerima Dana Desa Rp 1,3 Miliar

Manokwari, TP-Dalam kurun dua tahun terakhir, tahun anggaran 2016 dan 2017, Kampung Wamesa, Disrtrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari telah menerima kucuran dana desa (Dandes) sekitar Rp 1,3 miliar. Dana itu dikucurkan secara bertahap oleh pemerintah kabupaten (pemkab) Manokwari.

          Untuk tahun anggaran 2016, Kampung Wamesa menerima dana desa secara bertahap sekitar Rp 600 juta, sedangkan pada tahun anggaran 2017 sekitar Rp 700 juta. Sementara realisasi k dana tahun anggaran, Kepala Kampung Wamesa, Abdul Gani Tuarita mengaku bahwa belum diterima pihaknya.

          “ Khusus alokasi anggara tahun 2016 dan 2017 telah dikelola secara baik untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik dalam pembangunan fisik maupun berupa bantuan kepada warga kampung Wamesa,” kata Gani saat ditemui Tabura Pos, Jumat (6/7).

Diantara bantuan yang telah diserahkan kepada masyarakat, Abdul, bantuan pengadaan bibit ikan, pengadaan cool box, peralatan pancing, bantuan bagi peternakan Ayam dan Kambing termasuk pembuatan kandang, pengadaan lampu jalan, bantuan bagi petani Padi, Jagung, Kedelai, dan modal usaha bagi usaha kecil – kecilan seperti penjual pinang dan sayur.

          Tidak hanya itu, dana desa juga digunakan untuk pengadaan seragam dan perlengkapan PAUD serta pelunasan SPP hingga bantuan bagi pelajar mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi. “ Besar dalam bentuk uang itu bervariasi sesuai tingkat pendidikannya,” ujarnya.

Untuk realisasi tahun anggaran 2017, tambah Gani, dana desa tahun anggaran 2017 yang juga dicairkan dua tahap, dimana tahap pertama sebesar Rp 400 juta dan tahap kedua sekitar Rp 300 juta telah digunakan membangun dua jembatan di wilayah RT  I dan RT II Kampung Wamesa.

“ Kita berharap dana desa tahun ini segera dikucurkan agar pengelolaanya tepat sasaran, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” tandas Gani seraya menambahkan bahwa setiap penggunaan dana desa selalu mengacu pada hasil musyawarah desa. [CR 55-R2]