Pasific Pos.com
Papua Tengah

DPRD Pantau Dana Kampung Distrik Teluk Kimi

NABIRE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire melalui Kelompok V Hearing DPRD dipimpin Abelenstra Rotu Yoweni memantau penyaluran, program dan realisasi dana kampung ke seluruh kampung yang tersebar di Distrik Teluk Kimi. Anggota DPRD mendatangi langsung ke setiap kampung untuk memantau pemanfaatan dana kampung pada Jumat (23/2).

Selama sehari, anggota DPRD Nabire dalam kegiatan hearing memantau dan menanyakan langsung realisasi dana kampung tahun anggaran 2017 tahap pertama dan kedua ke Kampung Lani, Kimi, Air Mandidi, Waharia dan Samabusa. Kegiatan hearing ke Distrik Teluk Kimi ditutup dengan makan bersama warga di kediaman Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Nabire, Roy Wonda yang juga sebagai anggota kelompok V.

Usai hearing, anggota Kelompok V DPRD Nabire, Roy Wonda saat dihubungi mengatakan realisasi pengelolaan dana kampung dari kampung-kampung di dalam Distrik Teluk Kimi sudah terlaksana dengan baik. Hanya saja, hasilnya tidak nampak di mata masyarakat luas karena luasnya wilayah kampung dari masing-masing kampung. Dalam pertemuan dengan setiap kepala kampung saat mengunjungi kampung, anggota dewan menilai pengelolaan dana kampung di Distrik Teluk Kimi terlaksana dengan baik.

Anggota dewan dari Partai Demokrat ini menambahkan, ketika anggota dewan ke setiap kampung, kelompok V memantau realisasi dan pelaksanaan dana kampung yang dikucurkan dalam tahun anggaran 2015, 2016 dan 2017. Anggota kelompok V DPRD Nabire mendatangi dan menanyakan langsung kepada kepala kampung dan pengelola dana kampung.

Roy Wonda sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Nabire, setiap kali bertemu dengan kepala kampung dan pengelola dana kampung mengingatkan anggota DPRD ‘turun’ ke kampung untuk memantau pengelolaan dana kampung karena DPRD Nabire tidak mau ada warga yang diproses hukum akibat temuan penyalahgunaan dana kampung. DPRD memantau realisasi pengelolaan dana kampung karena wakil rakyat di daerah ini, tidak menghendaki bertambahnya warga yang diproses gara-gara penyalahgunaan dana kampung.

Ia menilai, pengelolaan dana kampung di Distrik Teluk Kimi, kegiatan dan pembangunan fisik yang dilaksanakan dari lima kampung di Teluk Kimi sesuai dengan aspirasi dan usulan dari warga sehingga pengelolaan dana kampung di Teluk Kimi sesuai dengan kebutuhan warga. (ans)