Pasific Pos.com
Papua Tengah

Dogiyai Sosialisasaikan HIV/AIDS Secara Menyeluruh

NABIRE – Kabupaten Dogiyai menggelar Sosialisasi HIV/AIDS secara menyeluruh. Dikatakan menyeluruh, karena sosialisasi itu akan dilaksanakan di 10 distrik yang berada di Kabupaten Dogiyai.

Bahkan disemua kampung-kampung di 10 distrik nantinya sosialisasi tentang HIV/AIDS akan dilaksanakan secara bergilir. Ditingkat distrik, sosialisasi HIV/AIDS diawali dari Distrik Kamu dan digelar di Kantor Distrik Kamu , dibuka oleh Wakil Bupati Dogiyai selaku Ketua Harian KPA, Herman Auwe, serta turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dogiyai, Fabianus Yobe yang juga Ketua I KPA Kabupaten Dogiyai.

Dalam sosialisasi di Distrik Kamu, Sekretaris KPA Kabupaten Dogiyai, Marthen L. Retta, SE., M.Si, dalam laporanya mengatakan, tujuan sosialisasi HIV/AIDS di Kabupaten Dogiyai untuk memberikan informasi yang benar tentang bahaya penyakit HIV/AIDS. Kedua menekankan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama dan aparatur pemerintah kampung sehingga dapat melanjutkan kepada komunitas yang dipimpinnya.

Disamping itu bagi masyarakat yang merasa diri terinfeksi dapat memeriksakan diri, selanjutnya meminta pengobatan. Dikatakan Marthen L. Retta, pengobatan untuk HIV/AIDS itu grtatis dan informasi terbaru, dengan pengobatan khusus menggunakan cairan khusus Aids sudah terbukti ada yang sembuh.

“Sosialisasi ini akan difokuskan pada 2014 akan sampai pelosok mulai tingkat distrik sampai kampung dan gereja. Dan pemerintah berkomitmen untuk melaksanakan sosialisasi ini secara menyeluruh,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dogiyai yang juga Ketua I KPAD Dogiyai, Fabianus Yobe, dalam sambutanya mengatakan, sosialisasi HIV/AIDS pada muara untuk melakukan pemberantasan HIV/AIDS dan itu merupakan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai.

Katanya, untuk itu, sosialisasi HIV/AIDS dilakukan dan diawali dari tingkat distrik dan pertama digelar disistrik Induk yakni Distrik Kamuu dan akan dlanjutkan ditingkat kampung.

Sosialisasi ini akan dilaksanakan dari kampung ke kampung secara menyeluruh. “Kita akan lakukan pemberantasan dan diawali dengan sosialisasi. Kita akan tentukan titik-titiknya sehingga bisa dilakukan pemberantasan. Kita juga akan laksanakan pemeriksaan bukan saja ditingkat masyarakat tetapi juga bagi pemerintahan,” ungkapnya.

“Kita akan ketahui berapa penyebaran HIV/AIDs di Kabupaten Dogiyai selanjutnya kita akan perangi untuk meminimalisir penyakit berbahaya itu menyebar di Dogiyai,” katanya.

Dikatakan Sekda Kabupaten Dogiyai, sosialisasi yang diiringi dengan tindakan itu bertujuaan untuk menyelamatkan masyarakat Kabupaten Dogiyai agar terhindar dari HIV/AIDS dan itu dimulai dari keluarga. Sasaran dari sosialisasi HIV/AIDS adalah melaksanakannya di 10 distrik di Kabupaten Dogiyai, dikampung-kampung diseluruh distrik.

“Kita akan memberikan penyuluhan dikampung-kampung untuk menyelamatkan masyarakat Kabupaten Dogiyai dari penyebaran HIV/AIDS dan itu merupakan program dan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai,” ungkapnya.

Sekda, menghimbau agar masyarakat dapat memahami penyakit HIV/AIDS, dengan demikian masyarakat dapat menghindari hal-hal yang menjadikan penyakit HIV/AIDS menjangkit.

“Masyarakat harus menjaga dan itu harus dimulai dari keluarga dengan tidak melakukan hubungan seks diluar keluarganya.Tidak boleh melakukan hubungan seks sembarang untuk menghindari dari penyakit berbahaya ini. Semua orang tentu tidak ingin mati dengan cara yang tidak benar.Oleh karena itu mari kita jaga diri, keluarga kita dengan tidak melakukan hubungan seks diluar keluarga dan tidak melakukan hubungan seks dengan sembarangan,” tuturnya. (iing elsa)