Pasific Pos.com
Papua Barat

Ditanya Sumber Informasi soal Wartawan yang Diikutkan dalam Ziarah Keagamaan, Dimara: Saya Dapat dari Media

Manokwari, TP – Beberapa waktu  lalu, Ketua Komisi B DPR Papua Barat, John Dimara menyebut ada biaya bagi 55 wartawan yang tercover dalam dana Rp 20 miliar untuk kegiatan ziarah keagamaan yang dilaksanakan Pemprov Papua Barat tahun ini. Ketika dikonfirmasi mengenai sumber informasi yang menyebut 55 wartawan tercover dalam dana itu, dia mengaku memperoleh dari media. Namun, dia tidak menyebut nama media tersebut.

“Yang saya lihat, yang 55 itu informasi yang saya dapatkan itu 55 wartawan yang diikutseratakan ke luar negeri bersama dengan tokoh-tokoh denominasi agama di Papua Barat itu saya dapat juga dari media. Saya memang ikuti di media saja, saya tidak mendapat informasi dari masyarakat atau dari mana-mana, saya selalu ikuti di media, karena saya kebetulan di rumah itu langganan koran kan jadi saya selalu mengikuti mana yang saya bisa berikan tanggapan atau saya menyoroti sepanjang itu untuk kepentingan masyarakat saya sampaikan. Karena tupoksi saya sebagai wakil rakyat yang mempunyai fungsi control, tapi juga fungsi pengawasan,” tegasnya.

Menurutnya, bila 55 wartawan yang diikutsertakan, maka kemungkinan Pemprov Papua Barat sudah menghitung anggarannya mulai dari berangkat hingga kembali ke Papua Barat.

“Mungkin merekasudah hitung sampai dengan kembali itu dia bisa menyerap berapa dana dan kemudian untuk tokoh-tokoh denominasi agama ini juga sudah mungkin dihitung semua sampai dengan Rp 20 miliar itu terserap, baik untuk pergi dan balik,” sebutnya.

Menurut dia, jika 44 wartawan diikutsertakan dalam ziaarah kerohanian itu, maka sudah mewakili media lokal di Manokwari. Bahka, kata dia, mungkin ada media nasional yang diikutkan dalam kegiatan  itu.

“Makanya saya bilang itu kalau 50 ini hampir sudah mewakili media lokal yang ada di sini, bahkan mungkin ada media dari nasional juga. Karena ini 55 orang ini, yang biasa saya lihat di sini hanya beberapa orang saja. Tetapi ini datang lewat mana dan dari mana? Saya juga tidak mengerti, tetapi prinsipnya karena saya lihat itu di koran, saya cuma mau meneruskan itu dan menegaskan saja supaya itu jadi perhatian pemerintah,” tukasnya. (CR44)