Pasific Pos.com
Papua Tengah

Dipertanyakan Berkurangnya DPT Sebanyak 4.398 Pemilih

NABIRE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire, Drs Anselmus Petrus Youw mempertanyakan berkurangnya 4.398 pemilih di Kabupaten Nabire dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diserahkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI kepada KPU Kabupaten Nabire dibanding DPT yang kita pakai pada saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati/Wakil Bupati tahun 2015 lalu. DPT yang dipakai KPU dalam Pilkada Bupati/Wakil Bupati Nabire tahun 2015 sebanyak 186.850 dan DPT yang diserahkan KPU RI sebanyaj 182.452 pemilih.

AP Youw di kediamannya, Senin (5/2) mengatakan heran kalau DPT kita berkurang 4.398 pemilih. Seharusnya DPT kita bertambah tetapi yang terjadi malah berkurang. Kalau berkurang, selama dua tahun terakhir ini, penduduk kita kemana? Apakah kasus kematian tinggi, ada eksodus besar-besaran. Tidak.

Oleh sebab itu, anggota Komisi A DPRD Nabire ini menilai, pemilih sebanyak 4.398 itu pemilih musiman. Pemilih yang didatangkan hanya saat Pilkada Nabire sehingga jumlah pemilih sebanyak itu merupakan penduduk luar Kabupaten Nabire yang dimobilisasi dari luar untuk kepentingan Pilkada Kabupaten Nabire.

Sebab, tidak mungkin penduduk Nabire sebanyak 4.398 orang hilang dalam dua tahun terakhir dengan alasan pindah ke daerah lain dan meninggal dunia. Karena itu, pemilih sebanyak itu ada di Nabire hanya selama Pilkada karena dimobilisasi dari daerah lain untuk kepentingan Pilkada dan selesai Pilkada Nabire mereka balik ke daerahnya masing-masing.

AP Youw juga mempertanyakan, monitoring dan pendataan warga oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Nabire dan KPU Nabire sebagai pengguna data pemilih.

Untuk mencari angka penduduk Nabire yang pasti, AP Youw mengusulkan agar secepatnya dilakukan sensus penduduk untuk memastikan jumlah penduduk dan warga yang berhak memilih sebagai pemilih pada Pemilu. Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Nabire bersama KPU, termasuk pemerintah daerah secepatnya melakukan sensus penduduk agar bisa mendapat angka yang pasti, berapa banyak penduduk Kabupaten Nabire dan berapa jumlah DPT yang akan dipakai di dalam pesta demokrasi, Pemilu mendatang.

AP Youw selama tidak ada eksodus besar-besaran atau angka kematian yang tinggi, mustahil kalau terjadi kekurangan penduduk sebanyak itu. Seharusnya jumlah penduduk dan DPT kita bertambah, bukan berkurang. Oleh sebab itu, ia mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten secepatnya melakukan sensus penduduk dengan melibat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bersama dengan KPU Kabupaten Nabire.(ans)