Pasific Pos.com
Kriminal

Dipatuk Ular, Karyawan Perkebunan Kelapa Sawit Tewas

SENTANI – Seorang pekerja perkebunan sawit PT Rimba Matoa Lestari, distrik Unurum Guay, kabupaten Jayapura tewas dipatok ular. Awal mula Korban bernama Albertus Nahak (48), ketika itu Kamis (11/1/18) yang tengah bertugas di dalam kebun kelapa sawit yakni mengumpulkan biji sawit dengan cara mengambil brondolan tersebut.

Entah bagaimana seekor ular yang ada di lokasi tiba-tiba mematuk jari telunjuknya. Setelah dipatuk ular, korban meminta tolong sehingga teman-teman korban yang sesama karyawan dan juga mandor mendatangi korban lalu korban dibawa ke klinik yang ada di area perkebunan dengan menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan perawatan medis.

Karena tahu kondisinya gawat, tim medis yang ada di klinik segera merujuk korban ke Puskesmas Unurum Guay. Sekitar pukul 15.00 WIT. Meski sempat menjalani perawatan di Puskesmas tersebut, kemudian sekitar pukul 18.10 WIT korban mengalami kejang-kejang dan korban pun meninggal dunia.

Kapolres Jayapura, AKBP Gustav R. Urbnias. S.H., S.IK melalui Kapolsek Unurum Guay, Iptu Oscar F. Rahadian. S.IK mengakui adanya laporan soal korban Albertus Nahak (48) yang dipatuk ular saat tengah bekerja di areal perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Dikatakan Oscar memastikan hal itu, polisi melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, mendatangi rumah duka, meminta keterangan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan pihak perusahaan untuk keberangkatan korban ke kampung halaman di Belu, Nusa Tenggara Timur dengan menggunakan pesawat.

“Korban dipatuk pada bagian jari telunjuk, sehingga korban mendapat perawatan di klinik areal perusahaan, kemudian korban dirujuk ke Puskesmas Unurum Guay dan tak lama korban kejang-kejang lalu meninggal dunia di Puskesmas tersebut,” kata Kapolsek Oscar dalam rilis Humas Polres Jayapura, Jumat (12/1/18).

Lanjut Kapolsek Oscar mengatakan, bahwa pihaknya mendapat informasi soal korban dipatuk ular itu sekitar pukul 21.10 WIT. Sehingga Kapolsek Unurum Guay bersama personil tiba di rumah duka, yang berada di Mess P.17 Kebun Kelapa Sawit PT. Rimba Matoa Lestari sekaligus memberikan ucapan bela sungkawa.

Selain itu, Kapolsek Oscar menyampaikan, dari hasil koordinasi antara pihak keluarga dan pihak perusahaan PT. Rimba Matoa Lestari bahwa jenazah korban diberangkatkan ke kampung halamannya, di Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan menggunakan pesawat.

“Langkah-langkah yang kami ambil, yaitu mendatangi rumah duka, memintai keterangan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pihak perusahaan untuk keberangkatan korban guna memfasilitasi pihak keluarga korban lalu mengenai biaya santunan dari pihak perusahaan akan diberikan kepada pihak keluarga korban.