Pasific Pos.com
Papua Barat

Dinkes Mengakui Manokwari Masih Kekurangan Dokter dan Paramedis

Manokwari, TP – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manokwari mengakui jika tenaga medis di Kabupaten Manokwari, masih sangat kurang, apalagi tenaga dokter.

Kepala Dinkes Kabupaten Manokwari, drg. Henri Sembiring mengatakan, formasi tenaga dokter di Manokwari, masih belum tercukupi berdasarkan standar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Lanjut dia, yang paling dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di Kabupaten Manokwari yakni dokter, terutama dokter gigi,” kata Sembiring kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, Senin (29/1).

Diungkapkannya, beberapa puskesmas, seperti Puskesmas Tanah Rubuh, Puskesmas Sidey, Puskesmas Pantura, Puskesmas Mansinam, dan Puskesmas Mokja, kebutuhan tenaga dokternya belum tercukupi.

Di samping itu, Sembiring mengatakan, tenaga paramedis, seperti perawat dan bidan di Manokwari pun masih sangat kurang. Kekurangan ini, kata dia, karena banyak pensiunan tenaga paramedis tidak dibarengi pengangkatan tenaga paramedis menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

“Tapi, keluhan ini, sudah saya sampaikan ke Pemkab Manokwari dan Pemkab telah membijaki keluhan ini dengan melakukan pengangkatan tenaga kontrak bagi paramedic dan dokter yang mana pada masa kontrak tenaga paramedis dan dokter itu berlaku selama 6 bulan,” jelas Sembiring.

Dirinya menambahkan, pemda telah merealisasikan dengan mengontrak sekitar 200 tenaga kontrak yang disebar ke seluruh wilayah Kabupaten Manokwari.

Untuk itu, ia berharap dengan kebijakan pemda ini, maka para tenaga kontrak, entah paramedis atau dokter benar-benar mendedikasikan dirinya untuk masyarakat. [CR42-R1]