Pasific Pos.com
Papua Barat

Dies Natalis, Dimanapun Alumni STIH Diharapkan Bisa Membangun Bersama

Manokwari, TP – Acivitas Sekolah Tinggil Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Alumni STIH Manokwari, pihak swasta beserta warga Manokwari menggelar aksi jalan santai berhadiah dalam rangka memeriahkan Dies Natalis STIH Manokwari ke-43 tahun, 17 Februari 1975 – 17 Februari 2018, Sabtu (17/2).

Sebelumnya, rangkaian kegiatan menyambut hari jadi STIH Manokwari sudah dilakukan dengan tema: ‘Dengan Semangat Dies Natalis STIH Manokwari ke-43 Tahun Menjadikan STIH Kampus Yang Peduli Terhadap Orang Asli Papua’.

“Kita sudah komitmen bersama untuk membangun STIH Manokwari sebagai perguruan tinggi swasta yang diakui dan dapat menciptakan sumber daya manusia Papua yang berguna bagi pembangunan Papua Barat,” tegas Ketua Yayasan STIH Manokwari, Petrus Makbon kepada Tabura Pos di kampus STIH.

STIH Manokwari, ungkapnya didirikan bertujuan untuk menjawab kebutuhan putra-putri Papua yang karena faktor ekonomi tidak dapat melanjutkan pendidikannya keluar Papua.

Sehingga, lanjut dia, dengan adanya STIH dapat melanjutkan pendidikan tinggi di Manokwari. Selain itu, juga untuk menjawab perkembangan pembangunan nasional yang didirikan atas landasan prinsip, konsentrasi dan pertimbangan dari segi pemerataan pendidikan yang dapat dirasakan masyarakat asli Papua.

Dikisahkannya, kala itu perguruan tinggi di Manokwari hanya 2 yakni, Faperta Universitas Cenderawasih (Uncen) dan Fakultas Hukum Estension Manokwari. Awalnya, kampus STIH Manokwari bernama Fakultas Hukum Extension Manokwari yang didirikan oleh Almarhuman Ny. Ijam Jamningsih Jasir, SH.

Kemudian, lanjut dia, dari Fakultas Hukum Estension diganti nama menjadi Fakultas Hukum dan Kemasyarakatan dengan surat nomor: 13/IV/FHK/1976 tertanggal 29 April 1976.

Pergantian nama kampus STIH Manokwari, kata dia, masih berlanjut, sesuai Surat Bupati Kepala Daerah Tingkat II Manokwari nomor: 82/Skep/Bup/1976 tertanggal 25 Juli 1976 nama STIH Manokwari diganti dengan nama Sekolah Tinggil Ilmu Hukum dan Kemasyarakatan (STIHK).

Kemudian, dengan surat Keputusan Mendikbud Nomor: 045/o/1985 perubahan studi tidak lagi memakai kemasyarakatan tetapi hanya menggunakan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari.

“Kita dari Yayasan bersama Ketua STIH Manokwari, Filep Wamafma sudah berupaya membangun STIH Manokwari dan terjadilah progress yang cukup luar biasa. Kami bersama pengelola tidak mampu, maka diharapkan alumni STIH Manokwari dari angkatan pertama sampai angkatan saat ini dimana saja berada bisa saling bahu membahu membangun STIH Manokwari,” kata Alumni STIH Manokwari ini.

Jalan santai berhadiah dimulai dari kampus STIH Wosi menuju kampus STIH Sanggeng dan dilanjutkan dengan pembagian hadiah. Setelah itu, dilanjutkan launching buku berjudul Hukum Adat Arfak di kampus STIH Manokwari sore harinya. [FSM-R3]