Pasific Pos.com
Papua Barat

Diduga Sakit, Guru SMKN 1 Manokwari Ditemukan Meninggal

Manokwari, TP – Salah seorang guru SMK Negeri 1 Manokwari, bernama Masak Asso alias MA (58 tahun) ditemukan tewas dalam kamar rumahnya di Jalan Trikora Wosi, Manokwari, Kamis (8/3) sekitar pukul 09.15 WIT.

MA ditemukan dalam kondisi terbaring atau tidur miring ke kanan, dengan memakai celana pendek berwarna abu-abu tanpa menggunakan baju.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi yang dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat seorang guru di komplek Wosi, Manokwari.

“Korban diduga meniggal karena sakit, karena dari hasil visum dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” jelas Kapolres melalui pesan singkat via whattshap yang diterima Tabura Pos, Jumat (9/3).

Menurut dia, korban diduga meninggal sudah lebih dari 24 jam, karena saat ditemukan mayat korban terlihat lebam, kulitnya terkelupas, dan sudah kaku.

Meski demikian, Kapolres mengaku akan tetap melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait riwayat penyakit yang pernah diderita korban dan kebiasaan hari-harinya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Indro Rizkiadi menuturkan korban pertama kali ditemukan oleh salah satu saksi bernama Novita, sekitar pukul 19.00 WIT.

“Awalnya saksi curiga, karena beberapa kali menelepon korban tetapi tidak dijawab, karena curiga saksi mendatangi rumah korban bertemu istri korban kemudian bersama-sama menobrak pintu kamar korban,” ungkap Kasat Reskrim kepada wartawan di Polres Manokwari, kemarin.

Lanjut dia, keduanya kaget melihat koban dalam kondisi sudah tidak bernyawa, kemudian menghunbungi piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Manokwari.

Menurut Kasat Reskrim, pihaknya yang tidak di Tempat Kejadian Perkara (TKP) lansgung melakukan indentifikasi, pemeriksaan saksi-saksi dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari untuk di visum.

“Di TKP kita tidak temukan adanya kejanggalan yang berkaitan dengan kematian korban, hanya terdapat obat-obatan biasa, jadi bisa disimpulkan korban meninggal karena positif sakit,” tukasnya. [BOM]