Pasific Pos.com
Papua Selatan

Di Merauke Akan Dibangun Asrama Mahasiswa Berkonsep Pesantren

Asrama Mahasiswa Berkonsep Pesantren
Ketua Yayasan Santri Perbatasan Timur, Nurul Azmi, SKM, MA (foto:iis)

MERAUKE,ARAFURA,-Ketua Yayasan Santri Perbatasan Timur, Nurul Azmi, SKM, MA mengemukakan bahwa di Merauke akan dibangun asrama pembinaan mahasiswa berkonsep pesantren. Di Kota Merauke Papua, 60 km dari perbatasan antara NKRI dengan Papua New Guinea (PNG), telah berdiri Yayasan Santri Perbatasan Timur di bawah asuhan Ust H. Muhammad Dic Hidayat Ratuloly, S.Pd.I, MPS yang bercita-cita mendirikan asrama mahasiswa cuma-cuma (gratis). Asrama tersebut akan membina dan menempa mahasiswa sehingga diharapkan setelah lulus kuliah di kampusnya masing-masing, selain memiliki gelar akademik juga memiliki keterampilan dan kepribadian unggul yang bisa menjadi solusi masyarakat terutama di wilayahnya.

“Asrama mahasiswa ini adalah adaptasi seperti program Santri Siap Guna Daarut Tauhid di bawah asuhan Aa Gym di Bandung. Dalam rancangan program kami ke depannya, adik-adik mahasiswa muslim yang terpilih dari berbagai kampus di Merauke selain menjalankan rutinitas kuliah, akan difasilitasi tempat tinggal, dibekali soft skill seperti tahsin dan tahfidh Alqur’an, pengembangan bahasa asing (Arab dan Inggris), ketrampilan da’i, pelatihan kepemimpinan dan sociopreneurship. Sehingga nantinya, alumni dapat diandalkan sebagai bagian dari solusi keumatan di Merauke pada khususnya,”jelas Nurul. .

Selain asrama mahasiswa, akan dibangun juga panti asuhan yatim/piatu/dhuafautk usia SMP-SMA. Nantinya selain bersekolah formal mereka juga akan diasramakan untuk dibekali soft skill dan life skill. “Alhamdulillah, dalam perjalanannya kami mendapatkan waqaf sebidang tanah di Jalan Arafura sehingga penggalangan dana yang berjalan langsung ditujukan untuk pembangunan,”terangnya. Dimulai dari Bulan April 2020, yayasan tersebut sudah mulai mengelola lahan untuk di bangun kompleks yayasan dan asrama.

Adapun dana pembangunan berasal dari swadaya dan gotong royong dari banyak relasi dan kerabat yayasan, baik di dalam maupun luar negeri, serta dari beberapa institusi. Sampai saat ini progres pembangunan masih berjalan dan masih dibutuhkan banyak dana untuk merealisasikan mimpi yayasan ini. Oleh sebab itu pihaknya masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan untuk mendonasikan sebagian hartanya demi cita-cita pemuda yang unggul, berdaya saing dan mandiri.

Artikel Terkait

Penerbitan Buku Jejak KAMMI Di Bumi Anim Ha

Arafura News

Rekam Jejak KAMMI Daerah Papua Selatan Periode 2018 – 2020

Arafura News

Mulai 5 Juni, Umat Muslim Kategori Daerah Zona Hijau Sudah Bisa Laksanakan Salat di Masjid

Tiara

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka’bah

Zulkifli

MUI Papua Imbau Shalat Jumat 27 Maret 2020 Diganti Shalat Dhuhur di Rumah

Zulkifli

MTQ Menjadi Momentum Untuk Merefleksi Diri

Jems

Komunitas Merauke Berhijrah Resmi Terbentuk

Arafura News