Pasific Pos.com
Papua Barat

Dari 7 Perserta Yang Lolos Catar AKMIL, Hanya Ada 1 Putra Daerah

Manokwari, TP – Proses seleksi Calon Taruna (Catar) Akademi Militer (AKMIL) tahun 2018, melalui seleksi daerah di Kodam XVIII/Kasuari yang sebelumnya diikuti oleh 42 perserta, hingga kini hanya tersisa 7 peserta yang nantinya akan mengkuti seleksi tingkat pusat

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjend TNI Joppye O. Wayangkau menuturkan, kuota yang diberikan pusat kepada daerah sebenarnya sebanyak 12 peserta, tetapi yang tersisa sampai seleksi tahap akhir tingkat daerah sebanyak 7 peserta yang dinyatakan memenuhi criteria.

“Saya berharap, dari 7 peserta yang akan kita berangkatkan untuk mengikuti seleksi tingkat pusat, kalau bisa semuanya diterima,” ungkap Pangdam kepada para wartawan di Makodam XVIII/Kasuari, Kamis (5/7).

Menurut dia, satu hal yang masih menjadi ganjalan baginya adalah sangat sulit mencari putra daerah untuk di didik menjadi Perwira TNI melalui jalur AKMIL.

Sebab, diungkapkan Pangdam, dari 42 peserta yang mendaftar seleksi Catar AKMIL, 7 peserta putra daerah yang sebelumnya mengikuti tahapan seleksi di tingkat daerah, kini tersisa 1 peserta yang dapat dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi mau pun tahapan seleksi.

“Peserta lain memiliki nilai yang dibawah standar, kekurangan mereka ada 2 point yang menonjol, pertama masalah kesehatan dan kedua psikologi, rata-rata nilai yang diperoleh sangat rendah sekali,” ujar dia.

Dirinya menuturkan, standar kelulusan psikologi yang ditetapkan pusat adalah 65, tetapi kenyataannya dalam proses ujian ada peserta putra daerah yang memiliki nilai kelulusan 2.

Bahkan, dia menambahkan, standar kelulusan yang diberikan pusat bagi peserta asli putra daerah adalah 48, tetapi rata-rata nilai hasil seleksi yang mereka peroleh di bawah angka 40.

Menurut Jenderal Bintang 2 ini, harusnya ada terobosan baru yang dilakukan orang tua yang mengingikan anaknya menjadi Perwira TNI, harus selalu melatih mereka materi psikologi.

“Saya pikir kalau mereka disiapkan sejak awal pasti bisa, orang tua harus siapkan anak-anak mereka mulai dari sekarang agar nantinya dapat memenuhi criteria yang ditetapkan untuk menjadi Perwira TNI,” tandas Pangdam. [BOM]