Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Cuaca Buruk, Speed Boat Pembawa 23 Penumpang Terbalik di Waropen

Jayapura,– Speed Boat pembawa 23 penumpang dari pelabuhan rakyat Sanggei dengan tujuan ke distrik Demba terbalik di perairan muara Orega Kabupaten Waropen, Jumat (9/3) sore.

Dari informasi dihimpun 23 penumpang tersebut sempat dinyatakan hilang, namun setelah dilakukan pencarian oleh anggota Basatnas di bantu TNI/Polri para korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat.

Sementara itu dari 23 orang yang sempat dinyatakan 13 diantaranya merupakan pelajar SMA N Urfas.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal mengungkapkan kronologi kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 Wit ketika speed boat yang membawa 23 penumpang dari pelabuhan rakyat Sanggei dengan tujuan ke Distrik Demba diterpa gelombang dan angin kencang saat berada di Perairan muara Orega distrik Sombai.

“Tujuan rombongan yang membawa para pelajar itu hendak menghadiri pemakaman salah satu rekannya yang meninggal di Distrik Demba, setelah sampai di Perairan muara Orega Distrik Sombai, sekitar 45 menit perjalanan speed boat di terpa angin kencang dan gelombang sehingga mengakibatkan speed boat yang ditumpangi rombongan terbalik dan tenggelam,” jelasnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (10/3/18) sore.

Kata Kamal setelah mendapatkan informasi anggota kepolisian yang dibantu Basarnas dan TNI malakukan pencarian, alhasilnya 6 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

“Setelah dilakukan pencarian selama 17 jam anggota berhasil menemukan enam orang penumpang dalam kondisi selamat,”pungkasnya.

Lanjut kamal setelah menemukan 6 penumpang sekitar pukul 03.00 WIT dini hari, team berhasil kembali menemukan sisa korban keesokan harinya dalam kondisi selamat.

“Ada dua team yang melakukan pencarian, sekitar pukul 11.00 motoris speed dan rekannya berhasil didapat, tiga jam kemudian setelah dilakukan penyisiran 15 penumpang lainnya pun berhasil ditemukan dan di evakuasi untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Lanjut Kamal, sampai dengan saat ini ke 23 penumpang dalan kondisi selamat dan masih mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Urfas Kabupaten Waropen.

“Tidak ada korban jiwa, semua penumpang dalam keadaan selamat,” Singkatnya.

Ayah empat orang anak ini pun menambahkan penyebab kejadiabn ini lantaran kondisi cuaca saat rombongan pergi tidak bersahabat lantaran angin dan gelombang cukup kuat. Dirinya pun menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di pesisir Pantai agar selalu waspada, apabila kondisi dan cuaca tidak memungkinkan melaut jangan terlalu memaksakan diri, karena keselamatan harus diutamakan.