Pasific Pos.com
Headline

COVID-19 Papua 265 Positif, 10 Kasus Baru di Kota Jayapura

COVID-19 Papua 265 Positif
Info grafis Covid-19 Papua, update 8 Mei 2020

JAYAPURA, – Angka positif virus corona atau COVID-19 di Provinsi Papua, per hari ini Jumat, 8 Mei 2020 bertambah 13 kasus baru.

Tercatat, Kota Jayapura bertambah 10 kasus baru, sementara Mimika 2 kasus dan Kabupaten Jayapura 1 kasus. Kini, total kasus positif COVID-19 di Papua sebantak 265 orang.

Yang masih dalam perawatan di rumah sakit sebanyak 186 orang, sembuh 72 orang dan meninggal dunia 7 orang.

Demikian disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule, dalam keterangan persnya di media center Covid-19, Jumat malam.

Walaupun angka positif bertambah hari ini, kata Sumule, angka pasien sembuh juga bertambah 9 orang, sehingga total sebanyak 72 orang.

Adapun kabupaten/kota yang berdampak Covid-19 adalah, Kabupaten Mimika sebanyak 97 kasus positif, 77 orang dalam perawatan, 17 orang dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Kota Jayapura 63 pasien positif dengan 39 orang dirawat. sembuh di Kota Jayapura sebanyak 21 orang dan meninggal sebanyak 3 orang.

Kabupaten Jayapura 40 pasien positif, 24 orang dirawat, 15 orang dinyatakan sembuh dan meninggal 1 orang.

Kabupaten Nabire 16 kasus positif dan semuanya dalam perawatan. Kabupaten Merauke, 13 kasus positif, 3 masih dalam perawatan dan 10 dinyatakan sembuh.

Kabupaten Biak Numfor 11 kasus dan dalam perawatan. Kabupaten Keerom jumlah positif 11 kasus positif, dimana 9 orang sedang dalam perawatan dan 2 orang sudah dinyatakan sembuh.

Kabupaten Sarmi 4 pasien positif dimana 1 orang dirawat dan 3 orang sudah dinyatakan sembuh. Kabupaten Jayawijaya terdapat 3 kasus dan 1 dirawat sembuh 2, Kabupaten Boven Digoel 3 kasus dan dirawat di RSUD Merauke.

Kabupaten Mamberamo Tengah ada 2 kasus dan 1 dirawat dan 1 sembuh dan Kabupaten Supiori juga ditemukan 2 kasus positif, semunya ditujuk ke RS Biak Numfor.

Selain penambahan 13 kasus baru, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga bertambah 80 orang yang saat ini dirawat maupun jalani isolasi mandiri.

Dimana, penambahan PDP ini tersebar di Kota Jayapura sebanyak 4 orang, Keerom 53 orang, Yahukimo 2 orang, Mimika 20 orang dan Paniai 1 orang.

Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 417 dengan rincian di Kota Jayapura 3 orang, Mamberamo Raya 128 orang, Pegunungan Bintang 3 orang, Boven Digoel 16 orang, kabupaten Mimika 239 orang, Biak 2 orang dan Nabire 16 orang.

“Khusus untuk Mamberamo Raya memang kami selama ini mengalami kesulitan menyangkit soal data yang kirim, namun kami sudah bisa klarifikasi, dengan demikian Mamberamo Raya hari ini terdapat ODP sebanyak 128 orang,” katanya.

Sumule menambahkan, Satgas Covid-19 Papua akan memberikan perhatian khusus kepada Pemda Kabupaten/Kota yang hari ini terjadi peningkatan ODP, PDP maupun kasus positif.

Dimana, kami minta kepada 128 orang ODP di Kabupaten Mamberamo Raya untuk melakukan isolasi mandiri, dan selanjutnya diharapkan segera melakukan pemeriksaan rapid test.

Selain itu, dinas kesehatan di kabupaten/kota untuk segera melakukan pemeriksaan kepada sejumlah ODP dan PDP.

Untuk warga kota Jayapura, Sumule minta masyarakat untuk berhati-hati, dan menjalankan protokol kesehatan, dan jika tidak ada kebutuhan tak perlu keluar dan tinggal di rumah, jika keluar rumah gunakan masker.

Diketahui, jumlah ODP per hari ini sebanyak 2.843 orang, PDP sebanyak 452 dan pemeriksaan laboratorium atau Polymerase Chain Reaction (PCR) sebanyak 1.345 sampel.

Artikel Terkait

Bupati se Papua Diminta Terbitkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan

Bams

Pegawai Terpapar Corona, Kantor Bappeda Papua Ditutup

Bams

Kemenkes Turunkan Tim, Pantau penanganan Corona di Papua

Bams

PMI Papua Terus Berupaya Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Bams

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Alami Defisit, Proyek Besar di Papua Ditunda

Bams

Pemuda Papua Jadi Agen Perubahan Covid-19

Bams

Kantor Pemerintahan di Papua Harus Bebas Dari Covid-19

Bams