Pasific Pos.com
Papua Tengah

Caleg Partai Berkarya Nabire Telah Terdaftar di KPU

NABIRE – Partai Berkarya Kabupaten Nabire, Selasa (17/7) telah mendaftarkan para anggota legislatifnya (Caleg) di Kantor KPU Kabupaten Nabire. Daftar Caleg Partai berkarya telah memenuhi persyaratan dan pendaftarannya dinyatakan diterima oleh KPU Kabupaten Nabire. Pendaftaran Caleg Partai Berkarya dikoordinir langsung oleh Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Nabire, Rohedi M. Cahya.

“Hari ini kita mengikuti lanjutkan tahapan Pemilu Legislatif Tahun 2019 yang dibuat oleh KPU, yaitu kita mendaftarkan Caleg ke KPU. Caleg yang kami daftarkan sebanyak 25 orang Caleg yang akan maju pada empat daerah pemilihan yang ada di Kabupaten Nabire,” ujar Rohedi M. Cahya kepada wartawan, kemarin.

Partai Berkarya Kabupaten Nabire, lanjut Rohedi, telah melengkapi persyaratan untuk semua Calegnya yang akan maju pada empat Dapil di Kabupaten Nabire. Partai Berkarya juga telah memenuhi persyaratan 30 persen keterwakilan perempuan pada Caleg yang akan maju paa Pemilu Legislatif 2019 mendatang. Berkas-berkas yang menjadi persyaratan untuk pencalonan, kata dia, juga telah dilengkapi. Pihaknya tinggal menunggu untuk mengikuti tahapan selanjutnya yang telah ditetapkan oleh KPU.

“Apabila ada keselahan dalam pemberkasanan saat pendaftaran, tentu akan kita perbaiki pada tahapan perbaikan seperti yang telah dijadwalkan oleh KPU,” ujarnya.

Disinggung soal target Partai Berkarya di Kabupaten Nabire, ujar Rohedi M. Cahya, ikut serta dalam pencalonan anggota legislatif dengan tujuan berkeinginan untuk ikut serta dalam menyelesaikan persoalan yang belum terselesaikan di Kabupaten Nabire khusunya. Partai Berkarya membawa calon-calon anggota legislatif dari berbagai kalangan, ada yang dari kalangan petani, berkebun, mantan birokrat, mantan politisi dan ada juga politisi aktif. Selain itu, di dalam Partai Berkarya juga banyak bergabung anak-anak muda potensial Kabupaten Nabire.

“Taarget kami untuk Pemilu Legislatif 2019 mendatang ada unsur pimpinan di DPRD Kabupaten Nabire. Dengan tujuan, agar kebijakan-kebijakan strategis di bidang politik bisa kami realisasikan. Jadi jelas jika target kami bisa mendapatkan unsur pimpinan di Dewan Nabire,” tambahnya.

Birokrat senior Drs. E. L. Sitorus, M.Si, merupakan salah satu birokrat senior yang bergabung dengan Partai Berkarya Nabire. Menurut pandangan birokrat senior ini, dengan disahkannya Partai Berkarya sebagai partai politik di Indonesia dan peserta Pemilu Legislatif 2019, dirinya bersama mantan-mantan birokrat yang ada di Kabupaten Nabire ini bergabung untuk bersatu. Dengan harapan, Partai Berkarya ini menjadi partai yang solid di tengah masyarakat dan nantinya akan bisa membawa aspirasi masyarakat. Dan selanjutnya bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam lembaga legislatif.

“Kami berharap kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Nabire, inilah calon anggota legislatif dari Partai Berkarya. Semua apa yang anda inginkan akan dibawa dalam sidang-sidang di DPRD Nabire nantinya melalui perwakilan dari Partai Berkarya,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Suku D3N Kabupaten Nabire, Ayub Wonda. Ditegaskan dirinya, Selasa (17/7) hari ini, dirinya juga sudah resmi didaftarkan oleh Partai Berkarya menjadi salah satu calon anggota legislatif Kabupaten Nabire pada Pemilu Legislatif tahun 2019. Berbicara soal partai, kata Ayub Wonda, Partai Berkarya sebenarnya bukan partai baru. Tapi ini merupakan pecahan dari Partai Golkar, yang didirikan oleh putra mantan Presiden Soeharto, yakni Tomy Soeharto.

“Saya selaku Kepala Suku D3N Nabire mendukung sepenuhnya. Saya sudah masuk dan bergabung dengan Partai Berkarya. Lebih bagus kita dengan kerja keras menangkan Pileg 2019. Partai Berkarya harus menang pada Pileg 2019,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu tokoh muda daerah ini, Lauresnsius Zonggonau, SH, M.IP juga tertarik untuk bergabung dengan Partai Berkarya. Menurut dia yang juga menjadi salah satu Caleg dari Partai Berkarya ini, semua partai politik yang ada di Indonesia khususnya di Kabupaten Nabire semuanya sama. Tapi disini yang dirinya lebih melihat Partai Berkarya, dan dirinya mewakili kaum muda bergabung di Partai Berkarya.

Kata dia, kita disini mau mencoba merubah paradigma yang lama menjadi paradigma yang baru.
“Khususnya kami anak muda untuk merubah paradigma itu sendiri. Sehingga bisa menjadi partai yang maju untuk merubah dan mengaplikasikan aspirasi masyarakat,” tuturnya. (ros)