Pasific Pos.com
Papua Barat

Bupati Panen Ribuan Ekor Ikan Lele dan Nila

Manokwari, TP – Bupati Manokwari Demas P. Mandacan, panen raya ikan Nila dan Lele di Kampung Bowi Subur Distrik Masni, Selasa (27/2).

Panen raya ikan tahun 2018 ini, merupakan hasil budidaya 7 kelompok di daerah tersebut yang diakomodir Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manokwari.

Bupati Mandacan mengatakan, budidaya perikanan merupakan bentuk ekonomi kreatif yang diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat guna mengembangkan usahanya serta melakukan pengembangan agrobisnis di semua sektor.

Untuk itu, diharapkan pengembangan budidaya ikan tidak hanya ada di Distrik Masni, tetapi dapat dikembangkan dan dibudidayakan di seluruh wilayah distrik yang ada di Kabupaten Manokwari agar hasilnya dapat memenuhi kebutuhan serta permintaan masyarakat di pasaran.

“Saya menyambut baik dan meminta agar dalam penanganan ikan lokal atau ikan air tawar dapat di tangani secara baik dengan memanfaatkan lahan pertanian yang ada,” pinta Mandacan.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manokwari Albert Simatupang mengatakan, panen raya ikan Lele dan Ikan Nila telah memberikan keuntungan yang cukup besar bagi masyarakat dan juga kelompok hingga mencapi Rp.368 juta lebih.

Simatupang menjelaskan, untuk ikan Lele yang di tabur sebanyak 13.000 ekor, sedangkan ikan Nila sebanyak 25 ribu ekor. Namun, hasilnya ikan Lele yang dipanen sekitar 11.700 ekor, sedangkan ikan Nila sebanyak 22.500 ekor, sehingga bila dijumlahkan, jumlah ikan yang dipanen pada masa panen Februari 2018 sekitar 34.200 ekor ikan Lele dan Nila.

“Karena dengan tingkat kematian atau natalis berkisar 10 persen, maka panen untuk ikan lele diperkirakan sebanyak 11.700 ekor sedangkan ikan Nila diperkirakan 22.500 ekor,” jelas Simatupang.

Nominal yang diperoleh, Simatupang mengatakan sudah merasa cukup besar bagi masyarakat karena hasil ikan Lele yang dipanen mencapai Rp.117 juta, dengan harga per kilonya Rp.50 ribu, sementara ikan Nila mencapai Rp.251 juta lebih.

“Masa pemeliharaan ikan sampai panen berkisar 4-5 bulan. Berkaitan dengan pemasaran hasil panen ikan tidak ada kendala karena peminat untuk jenis ikan air tawar, lele maupun Nila sangat tinggi, bahkan ada pembeli yang sanggup membeli 150 Kg dalam seminggu,” ungkap Simatupang.

Mantan kabag Humas Setda Manokwari ini berharap, hasil yang baru saja dipanen dapat terus diupayakan dan dikembangkan oleh masyarakat atau kelompok tani budi daya ikan, mengingat panen kali ini bagian dari bantuan hibah dari pemerintah.

“Jadi saya berharap kepada setiap kelompok tani budidaya ikan agar terus berupaya dan mengembangkan usaha yang ada demi kesejahteraan,” tandas Simatupang.[SDR-R3]