Pasific Pos.com
Papua Tengah

Bupati Jawab Aspirasi Warga Pasar Sentral Kalibobo

NABIRE – Kondisi jalan masuk Pasar Sentral Kalibobo hingga saat ini cukup memperihatinkan, inilah yang menjadi salah satu aspirasi warga masyarakat yang berdomisili komplek Pasar Sentral Kalibobo kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Bupati Kabupaten Nabire.

Saat Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP berada di Komplek Pasar Sentral Kalibobo, Rabu (13/3), guna memberikan bantuan bahan bangunan kepada warga korban kebakaran, dalam sesi tanya jawab dengan warga masyarakat korban kebakaran, sejumlah aspirasi yang diajukan oleh warga Pasar Sentral Kalibobo langsung dijawab oleh Bupati Kabupaten Nabire.

Kata Bupati, soal kondisi jalan masuk Pasar Sentral Kalibobo memang perlu dibenahi oleh pemerintah daerah, tentunya hal ini juga akan menjadi prioritas dari pemerintah daerah untuk segera diperbaiki. Dan Bupati Nabire juga akan memerintahkan instansi teknis untuk segera menangani hal tersebut.

Selain itu, warga Pasar Sentral Kalibobo juga meminta kepada pemerintah daerah untuk segera menertibkan pasar-pasar kaget yang sudah menjamur di wilayah Kota Nabire. Dengan adanya pasar-pasar kaget ini membuat aktifitas Pasar Sentral Kalibobo yang seharusnya menjadi sentral aktifitas jual beli tidak berjalan maksimal. Karena, keberadaan pasar kaget yang menjamur di Kota Nabire, banyak warga masyarakat dalam hal ini konsumen atau pembeli, sudah tidak lagi menggunakan pasar sentral sebagai pusat, tetapi justru para pembeli kebanyakan saat ini sudah lebih memilih berbelanja di pasar-pasar itu untuk membeli kebutuhan sehari-hari dibandingkan datang di Pasar Sentral Kalibobo.

Padahal, yang dikatakan pasar sentral adalah pusat yang aktifitasnya seharusnya berjalan hingga tengah malam, tetapi kenyataannya Pasar Sentral Kalibobo hanya beraktifitas kurang lebih hanya 8 hingga 12 jam sehari.

Terkait dengan hal tersebut, Bupati Kabupaten Nabire mengatakan akan membentuk Tim Terpadu untuk menertibkan pasar-pasar kaget yang menjamurdi Kota Nabire. Sehingga aktifitas jual beli, semua akan berpusat di Pasar Sentral Kalibobo.

Memang ini yang menjadi masalah saat ini, seperti Pasar Sore yang di Tapioka, ini sebenarnya tidak punya dasar. Tidak ada ijin dari pemerintah untuk bangun pasar disitu, yang resmi diberikan ijin oleh pemerintah itu hanya Pasar Sentral Kalibobo dan Pasar Karang Tumaritis. Tapi, semua ini sebenarnya tergantung dari masyarakat itu juga. Tetapi, hal ini akan menjadi suatu masukan untuk pemerintah daerah sehingga kedepan akan lebih ditertibkan,”tuturnya.(cad)