Pasific Pos.com
Papua Tengah

Bupati Isaias Buka Pameran Produk UKM dan Koperasi

NABIRE – Pameran Produk, UKM dan Koperasi se Kabupaten Nabire, secara resmi dibuka, Rabu (21/2), bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Kotalama Nabire oleh Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S. Sos.,MAP yang ditandai dengan pemukulan tifa.

Dalam sambutannya, Bupati Nabire mengatakan pameran produk koperasi dan UKM, BUMN, BUMD, swasta gebyar 2018 yang pertama kali digelar di Nabire bekerjasama dengan pemerintah daerah Nabire serta dukungan koperasi dan UKM serta BUMN dan BUMD serta pihak swasta, selaku pimpinan daerah dirinya memberikan dukungan serta apresiasi yang tinggi atas terselenggarannya pameran produk koperasi dan UKM, BUMN, BUMD, swasta Gebyar 2018 yang diselenggarakan oleh Dekopinda Nabire.

Dimana, melalui penyelenggaraan pameran ini diharapkan dapat memberikan citra positif terhadap pembinaan Koperasi dan UKM, sehingga masyarakat dapat melihat bahwa koperasi dan UKM dapat turut berperan aktif dalam membangun karakter dan meningkatkan roda pembangunan di Kabupaten Nabire.

“Koperasi teramat penting bagi kita semua, koperasi harus kita jadikan salah satu soko guru atau tulang punggung perekonomian di kabupaten Nabire. Sehingga, koperasi dapat mengantarkan kita semua dalam mencapai Nabire yang makmur yang sejahtera dan mandiri dalam suatu tatanan kehidupan yang dinamis, damai dan harmaonis,” ungkap bupati.

Pameran produk koperasi dan UKM tahun 2018 yang mengambil tema ‘Pameran Produk Koperasi dan UKM, BUMN, BUMD dan Swasta Merupakan Salah Satu Pemberdayaan Koperasi dan UKM. Dan sub tema ‘Melalui Koperasi Kita Wujudkan Kemakmuran Rakyat’, sangat tepat untuk dijadikan acuan dan langkah yang positif untuk meningkatkan kinerja dan prestasi bagi gerakan koperasi dalam rangka peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat melalui kebangkitan ekonomi rakyat. Bagi kita tidak ada keragu-raguan sedikitpun untuk membangun ekonomi rakyat Nabire melalui koperasi, seperti yang diamanatkan pada pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

Menurutnya, perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan, sementara itu dalam mengimplementasikan keberhasilan berkoperasi ini, segala tatanan dan aturan telah diberikan oleh pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, sehingga dapat dijadikan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan berkoperasi.

“Permasalahan yang dihadapi dunia koperasi di Nabire khususnya dalam upaya pengembangan dan pembinaan perkoperasian hendaknya diatasi dengan upaya peningkatan sumber daya manusia serta menguatnya permodalan,sebab meningkatnya kualitas hidup,” katanya.

“Produktivitas, kesejahteraan, pendapatan, partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta kemandirian daerah dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kerja keras dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia,” pungkasnya. (modes/cad)