Pasific Pos.com
Papua Barat

Bupati Ingin Setiap Warga yang Meninggal Langsung Dapat Akta Kematian

Manokwari, TP – Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan menginginkan agar tidak hanya akta kelahiran yang langsung dapat diperoleh ketika anak lahir. Akta kematian juga harus dapat diperoleh setiap ada warga yang meninggal dunia, sehingga tidak kesulitan saat dibutuhkan untuk mengurus keperluan lainnya.

Demikian disampaikan Demas Paulus Mandacan saat lounching program ‘Begitu lahir anak mendapatkan akta kelahiran (Bela Nanda) di RSUD Manokwari, baru-baru ini.

“Selain akta kelahiran, saya juga meminta agar akta kematian dapat langsung diperoleh setiap wara yang meninggal. Jadi nanti akan diproses,” kata Mandacan.

Menurut Mandacan, akta kelahiran maupun akta kematian harusnya langsung diperoleh agar masyarakat tidak kesulitan saat membutuhkannya. Sebab jika tidak langsung diurus dan diperoleh, maka masyarakat akan kesulitan saat membutuhkannya karena harus diurus ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Kalau tidak nanti orang pusing untuk urus, tetapi ketika saat membutuhkannya orang pusing urus ini, urus itu. sehingga saya panggil dan bilang ini harus kita lounching secepatnya, sehingga bisa diterapkan,” terang Mandacan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Manokwari, Yoseph Isir mengatakan, program Bela Nanda sangat bagus dan memudahkan masyarakat memperoleh akta kelahiran. Menurutnya, halam kerja sama dengan RSUD Manokwari sudah satu paket dengan akta kematian.  “Kita juga saat ini ada yang menerima akta kematian karena merupakan satu paket,” terangnya.

Dia menjelaskan, melalui kerja sama tersebut, pihak RSUD Manokwari akan mengambil data-data pasien meninggal di rumah sakit tersebut untuk dikirim ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Dengan demikian, kata Isir, pihaknya tinggal menerbitkan akta kematian bagi warga yang meninggaldi rumah sakit milik Pemkab Manokwari tersebut.

“Setiap hari Dispenduk bekerja sama dengan RSUD. Begitu ada yang meninggal, pihak RSUD tinggal mangambil data, kemudian kita terbitkan akta kematian. Program ini kita laksanakan supaya masyarakat di Manokwari bisa memiliki dokumen kependudukan,” tukasnya. [CR44-R2]